Connect With Us

Insiden Tendangan Kungfu di EPA U-20, Tim Bhayangkara FC dan Dewa United Sepakat Damai

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 22 April 2026 | 20:36

Pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga (kanan) berdamai dengan pemain Dewa United, Rakha Nurkholis (kiri) usai insiden tendangan kungfu dalam ajang kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Insiden tendangan Kungfu yang terjadi dalam ajang kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 yang melibatkan pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga, dengan pemain Dewa United, Rakha Nurkholis, pada minggu 19 April 2026 berujung damai. 

‎Insiden tersebut berakhir damai setelah kedua tim melakukan mediasi di Dewa United Arena, Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Rabu 22 April 2026.

Rakha Nurholis mengatakan dirinya telah memafkan Alberto dan menganggap insiden tendangan Kungfu yang dilakukan oleh Alberto adalah hal yang wajar. 

‎"Semoga dengan kejadian ini kita bisa mengambil hikmah dan bisa mengevaluasinya untuk kita bersama. Saya memaafkan Alberto," ucap Rakha dalam konferensi pers di Dewa United Arena. 

‎Sementara, Direktur Bhayangkara Akademi Agus Rumekso Carel meminta maaf kepada pihak Dewa United atas insiden yang terjadi pada kompetisi EPA U-20 beberapa waktu lalu.

‎"Saya apresiasi atas respon Dewa United dengan sangat baik dan terima kasih sekali. Kemarin kejadian, langsung hari ini kita selesaikan secara kekeluargaan," ucapnya.

‎Dikarenakan insiden tersebut, kedepannya pihak Bhayangkara United akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian tersebut tidak terulang kembali kedepannya. 

‎"Jadi kita sebagai orang tua juga perlu ada evaluasi kembali terhadap adik-adik, anak-anak kita yang masih sangat muda ini. Yang emosionalnya masih sangat tinggi, sehingga sebagai pelajaran dan evaluasi kepada semua pelatih, semua pembina, untuk selalu mengingatkan bahwa kita adalah keluarga besar daripada PSSI, sepak bola itu," tuturnya.

‎Sementara itu, Direktur Akademi Dewa United Firman Utina mengatakan pihaknya telah menerima permohonan maaf dari Bhayangkara FC.

Ia menuturkan, hasil mediasi yang dilakukan oleh kedua club, yakni sepakat untuk berdamai. 

‎"Hari ini mediasi sudah selesai, kami sudah bersilaturahmi, sudah memaaf-maafkan. Kembali lagi, anak-anak ini adalah tanggung jawab kita sama-sama. Tadi juga Beto (Alberto) sudah minta maaf kepada Rakha, bahkan teman-teman yang lain atau pemain-pemain yang lain. Saya rasa ini sudah clear," tutupnya.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill