Connect With Us

Masuk Sekolah di Tangsel Harus Tes Urine

Bastian Putera Muda | Selasa, 10 Juni 2014 | 17:14

Kepala Dinas Kota Tangsel Mathodah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGSEL-Dinas Pendidikan Kota Tangsel menerapkan tahun ini penerimaan siswa baru wajib dilengkapi dengan persyaratan bebas narkoba.
 
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Mathoda mengatakan, untuk mencegah penggunaan narkotika di sekolah-sekolah, melalui jalur  Penerimaan Siswa Baru. Pihaknya akan menginstruksikan setiap sekolah baik Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMA maupun SMK baik swasta  maupun negeri untuk melakukan tes urine bagi siswa yang sudah diterima masuk kesekolah masing-masing tersebut.                 
 
"Tes urine dilakukan untuk pencegahan penyalahgunaan pada pelajar sejak dini," ungkapnya, Selasa (10/6).
 
Dikatakannya, pihak Dinas Pendidikan Tangsel melakukan berbagai cara untuk mencegah peredaran narkoba di daerahnya. Di antaranya dengan menggelar sosialisasi  kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan karang taruna hingga kalangan pelajar.
 
"Sosialisasi dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) rutin digelar di sekolah guna menekan penggunaan narkoba," ujarnya.
 
Sebelum tes urine dilakukan, pihaknya akan mengumpulkan kepala sekolah baik SMP, SMA maupun SMK untuk melakukan tes urine  kepada siswa baru. Ini bukan merupakan program perdana. Namun, merupakan program berkelanjutan.
 
"Tahun lalu pun ada beberapa sekolah yang sudah melakukan tes urine. Diharapkan tahun ini lebih banyak sekolah yang melaksanakan tes urine," ujarnya.
 
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk antisipasi siswa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Jika ada murid yang ketahuan positif menggunakan narkotika,langkah yang akan diambil melakukan 
rehabilitasi dan pemanggilan orangtua. 
 
 "Kita tidak akan mengeluarkan atau mencoretnya dari sekolah,namun kita akan memberikan rehabilitasi terlebih dahulu untuk siswa  tersebut," terangnya.
 
BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill