Connect With Us

Buruh Vs Polisi Bentrok di kantornya, Ini kata Bupati Tangerang

Denny Bagus Irawan | Jumat, 12 Desember 2014 | 18:48

Bupati Tangerang Zaki Ahmed Iskandar (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Bupati Tangerang menyesalkan  insiden bentrok antara petugas Kepolisian dengan buruh di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang pada Kamis (11/12).

“Saya sesalkan kekerasan yang sampai menelan korban dari kedua belah pihak di Puspem kemarin. Karena sampai jatuh korban dari kedua belah pihak, bahkan pihak dari Pemkab Tangerang juga menjadi korban, empat mobil dinas dirusak,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Pendoponya, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Jumat (12/12).

Akibat kekerasan tersebut, kata Bupati, pihaknya telah mengeluarkan uang untuk perbaikan empat mobil dinas yang seharusnya tidak perlu mengeluarkan anggaran.

“Diperkirakan Rp20 juta untuk menggantinya.  Kaca samping pecah, kaca lampu pecah, body pada penyok. Itu yang terjadi kepada empat mobil dinas kita,” terangnya.

Pemaksaan atas demo yang berlarut-larut dengan cara menutup fasilitas publik dan menuntut dengan cara kekerasan, menurut Bupati sebaiknya tidak dilakukan buruh.

“Saya pikir untuk hidup layak sudah diatas KHL Rp2,71 juta atau Rp2,73 juta. Silahkan sampaikan aspirasi, tapi jangan menganggu, jangan melakukan tindakan anarkis,” ujar Bupati.
 
TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill