Connect With Us

Airin Tak Ingin Ada Banjir Besar di Tangsel

Keating | Senin, 22 Desember 2014 | 19:44

Airin kenakan kaca mata hitam saat sidak (Dira Derby / TangerangNews)


TANGSEL-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bersyukur kota yang dipimpinnya tidak sampai mengalami banjir besar. Hal itu diungkapkannya setelah dirinya dipanggil Kementerian Pekerjaan Umum. Pemanggilan Airin, ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum untuk membicarakan persiapan dan penanganan banjir di Kota Tangsel.

”Alhamdulillah di Tangsel mah enggak sampai besar banjirnya,” katanya.  Menurut dia, penanganan banjir tidak bisa hanya dilakukan oleh satu wilayah melainkan perlu dukungan Jabodetabek sebagai wilayah pendukungnya. “Kami juga sudah melakukan kegiatan perbaikan gorong-gorong serta perbaikan drainase, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga sudah bersiap untuk menangani banjir," ujarnya.

Airin juga menghimbau  warga Tangsel untuk tidak membuang sampah sembarangan agar terhindar dari banjir. “Siap tidak siap kami berharap tidak ada banjir, dan masyarakat harus sadar pentingnya tidak membuang sampah sembarangan," singkatnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, tidak ada posko penanganan banjir di wilayah Tangsel. 

"Banjir di Tangsel hanya sebentar tidak menggenang sampai berhari-hari, kalau pagi hari hujan dan siangnya banjir maka sore hingga malam harinya pasti sudah surut," imbuhnya.

Ada 14 titik banjir di wilayah Tangsel dan pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan dibantu oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangsel untuk melakukan antisipasi banjir di wilayah Tangsel sendiri.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk menangani banjir di Tangsel.Tapi Alhamdulillahnya di Tangsel ini kalau banjir tidak berlarut seperti daerah yang lain," tambahnya.
TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill