Connect With Us

Panwaslu Tangsel Diminta Netral

| Kamis, 20 Januari 2011 | 17:19

Para mahasiswa saat melakukan demonstrasi di depan kantor Panwaslu Tangsel. (tangerangnews / dira )


 
TANGERANGNEWS-Mahasiswa di tiga perguruan tinggi  yang ada di Tangsel, yakni Universitas Terbuka, Universitas Pamulang dan Universitas Muhammadiyah Jakarta yang menamakan dirinya, Mahasiswa Peduli Tangsel (FMPT) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Panwaslu Tangsel, yang terletak di Jala Raya Puspitek Buaran Permai No.80, Serpong Tangsel, hari ini.

Dalam orasinya mereka menuntut Panwaslu bersikap netral dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemungutan suara ulang pada Pilkada Tangsel yang akan digelar pada 27 Februari 2011 mendatang.

" Saat ini, menjelasng proses pemungutan suara ulang. Malah ada upaya-upaya dari salah satu kandidat untuk mencari dukungan yang tersistematis. Apalagi laporan itu sudah diterima Panwaslu. Kami melihat ini bukan hanya pertemuan sebatas Andre Taulany  melawak dengan Bupati Tangerang, Ismet Iskandar. Tapi ada upaya untuk mencari dukungan," ujar Agil koordinator lapangan

Mahasiswa meminta, jangan ada lagi pemungutan suara ulang yang menjadikan masyarakat Tangsel merugi. "Kami minta siapapun, baik dari Pemkab Tangerang maupun Pemkot Tangerang jangan menciderai Pilkada Tangsel," terangnya.

Muhidi  mahasiswa lainnya menyatakan sikap . Panwas secara aktif dan objektif menjalankan perannya sebagai wasit Pilkada Tangsel. Kedua para kandidat harus menghentikan kampanye terselubung. Ketiga menunutut netralitas Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang sebagai pemerintah induk. Keempat, menghimbau warga Tangsel untuk mengawasi proses pemungutan suara ulang dan memilih wali kota Tangsel berdasarkan kebutuhan dan permasalahan Tangsel.
 
Ketua Panwaslu Tangsel Sarono Budiharjo mengatakan, pihaknya belum memutuskan final pada pelaporan kasus pertemuan adantara Andre Taulany dengan Bupati Tangerang. “Kami akan meminta keterangan dulu dari pelapor Ibnu Jandi,” ujar Budiharjo. (DIRA DERBY)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill