Connect With Us

Mahasiswa Segel Kantor Dinas Pendidikan Tangsel

| Kamis, 30 Juni 2011 | 18:28

Mahasiswa demo KPU Tangsel (tangerangnews / dira)

 
TANGSEL - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pamulang, menyegel kantor dinas pendidikan Tangerang Selatan, Banten, terkait dugaan korupsi sebesar Rp 286 juta.

"Dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan, kasus korupsi yang terjadi pada dinas pendidikan agar dapat diungkap dan pelakunya dihukum," kata Koordinator aksi HMI Pamulang, Suhendar saat melakukaan orasi di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, hari ini.

 Dikatakan Suhendar, dugaan korupsi yang terjadi pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, terjadi pada pembangunan beberapa sekolah. Seperti kelebihan pembayaran enam pekerjaan ruang sekolah dasar, empat pekerjaan tambahan ruang kelas sekolah dasar, tiga pembangunan sekolah dasar dan satu pekerjaan tambahan ruang kelas SMP.

 Selain itu, ada juga penyimpangan dana untuk pembayaran keterlambatan pekerjaan pembangunan sekolah dasar dan sekolah menengah atas. "Total dari temuan BPK atas penyimpangan anggaran terhadap beberapa pekerjaan pembangunan sekolah, sebesar 286 juta lebih," katanya.

 Tak hanya itu, Suhendar juga mengungkapkan bila masih adanya pengambilan dana sumbangan bagi siswa sekolah dasar. "Wali kota sudah mencabut perwal tentang pungutan sumbangan bagi siswa sekolah dasar, tetapi kepala sekolah masih ada yang melakukannya dengan dana sumbangan lainnya," katanya.
     Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Dedi Rafidi menuturkan, dugaan korupsi yang disampaikan mahasiswa melalui selebaran, akan dilakukan tindak lanjut. "Kami akan tindak lanjuti mengenai kebenaran surat tersebut, apalagi data tersebut dikatakan berasal dari BPK," katanya menjelaskan.(VAN/DRA)
BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

TANGSEL
Mahasiswa Unpam Edukasi Siswa SMKN 5 Tangsel soal Bahaya-bahaya yang Mengintai di Era Digital

Mahasiswa Unpam Edukasi Siswa SMKN 5 Tangsel soal Bahaya-bahaya yang Mengintai di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:18

Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) angkatan 6 tahun 2026 Kelas MPDE001 menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 5 Kota Tangerang Selatan, Pondok Benda, Pamulang, Selasa, 20 Oktober 2026.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill