Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Penggiat Politik Tangerang Selatan (Tangsel) Sonny menyoroti berbagai permasalahan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
Tidak hanya menyoroti soal kasus korupsi proyek sampah, ia juga mengomentari soal armada pengangkut sampah yang kondisinya tidak layak.
"Miris banget, saat saya ketemu di jalan ada mobil armada milik DLH Tangsel yang sudah tidak layak pakai lagi," ujar Sonny kepada TangerangNews, Senin 21 April 2025.
Menurutnya, truk-truk yang sudah tidak layak beroperasi ini dapat menimbulkan berbagai masalah serius.
Mulai dari pencemaran lingkungan akibat kebocoran limbah hingga potensi penyebaran penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.
"Saya melihat banyak truk sampah pada bolong, air sampah berceceran membuat warga Tangsel resah," ungkapnya dengan nada kesal.
Kondisi ini tentu sangat membahayakan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Yang paling dikhawatirkan adalah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa jika truk tersebut mengalami kerusakan parah,” katanya.
Sony juga menambahkan persoalan soal tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bagaimana nasib kedepannya, setelah kepala dinas dan kepala bidang DLH Tangsel ditetapkan tersangka oleh Kejati Banten.
"Saya justru saat ini mikirin, TPA-nya, bagaimana nasibnya apakah Pemkot Tangsel bisa ambil solusi, atau sudah ada TPA yang bisa menampung sampah dari Tangsel, sama tata kelola untuk segera diperbaiki," ungkapnya.
Tidak hanya pengawas tata kelola, internal Pemkot Tangsel juga harus segera diperbaiki atau diganti. Sebab ia menilai Inspektorat Tangsel saat ini kurang responsif terhadap laporan.
"Kalau dulu Inspektorat lebih sigap dengan kasus, langsung melaporkan kalau ada dugaan ini dan itu. Sebenernya Inspektorat juga berkonsultasi dengan Kejaksaan," imbuhnya.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews