Connect With Us

Ganggu Ketertiban, Polres Tangsel Copot Bendera Ormas

Yanto | Kamis, 22 Mei 2025 | 13:19

Aparat gabungan mencopot bendera ormas karena mengganggu estetika dan ketertiban, di Kota Tangsel, Rabu 21 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka mendukung Operasi Berantas Jaya 2025, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) intensif melaksanakan pemberantasan premanisme melalui upaya preemtif, preventif serta penegakan hukum. 

Kegiatan ini bertujuan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjamin keamanan dan kenyamanan publik.

Pada Rabu, 21 Mei 2025, Polres Tangsel menggelar operasi gabungan untuk menertibkan bendera dan atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Operasi ini melibatkan 68 personel gabungan dari Polres Tangsel, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Tangsel AKP Darsono Iskandar.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil operasi kali ini dilaksanakan pada sejumlah titik, yakni Jl. Ciater Raya Ciputat; Jl. Raya Puspitek di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu; serta Jl. Raya Puspitek di Buaran, Kecamatan Pamulang.

"Dalam kegiatan tersebut, petugas menertibkan sejumlah bendera dan atribut ormas yang terpasang tanpa izin dan dinilai mengganggu estetika serta ketertiban umum," ujar Agil.

Agil juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindakan premanisme di lingkungannya.

"Selain oleh Polres Tangsel, operasi pemberantasan premanisme ini juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Tangsel," tutupnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill