TANGERANGNEWS.com – Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.
Pasalnya, sejumlah cabang olahraga dalam ajang tersebut justru akan dipertandingkan di luar wilayah Tangsel, termasuk di Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak.
Kondisi ini mengundang keheranan warga. Di tengah penunjukan Tangsel sebagai tuan rumah, keberadaan venue pertandingan di daerah lain memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan fasilitas olahraga yang dimiliki kota tersebut.
Dava, warga Pamulang mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, penunjukan sebuah daerah sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi semestinya diikuti kesiapan fasilitas yang memadai untuk mengakomodasi berbagai cabang olahraga.
“Terasa kurang meriah kalau Tangsel menjadi tuan rumah tetapi sejumlah pertandingan digelar di daerah lain,” ujarnya.
Ia juga menilai, perencanaan Pemerintah Kota Tangsel dalam mempersiapkan ajang olahraga terbesar se Banten sangat tidak matang.
Padahal, penunjukan tuan rumah sudah dilakukan sejak 2022 lalu. Ini artinya Pemkot Tangsel punya waktu panjang untuk membangun venue. "Harusnya dari empat tahun lalu sudah disiapkan infrastruktur Porprov. Tapi kita bisa lihat kondisinya sekarang. Jauh dari kata siap," ujarnya.
Ia menilai jika ini tidak ada solusi cepat, akan berdampak pada citra Kota Tangsel sebagai tuan rumah dengan sarana dan prasarana yang tidak memadai. "Ini akan mengganggu jalannya Porprov. Pasti banyak dikeluhkan kontingen daerah lain. Malu sebagai tuan rumah," tegas Dava.
Diketahui, dua daerah yang akan menjadi tempat venue Porprov Banten 2026 yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak.
Di Kota Tangerang ada 3 lokasi, antara lain Stadion Benteng Reborn untuk Cabor Atletik, Tangerang Convention Center (TCC) untuk Cabor Gymnastics dan Gor Nambo untuk Cabor Hockey.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangsel, Chaerudin, menjelaskan penggunaan venue di luar Tangsel didasarkan pada ketersediaan fasilitas dan kebutuhan teknis cabang olahraga.
Salah satunya cabang olahraga selancar ombak di Pantai Sawarna yang membutuhkan akses ke wilayah perairan atau laut. Menurut Chaerudin, fasilitas yang dibutuhkan tersedia di daerah lain sehingga pertandingan harus diselenggarakan di lokasi tersebut.
"Pertimbangannya kan yang kita tidak ada, ada di sana. Jadi dari provinsi juga sudah menyetujui, dan dari kabupaten/kota lain juga sudah oke," kata Chaerudin usai menghadiri pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang, Senin, 12 Oktober 2026.
Chaerudin mengatakan, tahapan persiapan Porprov masih berjalan untuk memastikan sarana dan prasarana yang akan digunakan siap mendukung penyelenggaraan.
"Untuk persiapan alhamdulillah kita tahapan proses mekanismenya sedang berjalan," ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan daerah lain berjalan baik. Pemkot Tangsel optimistis dapat menyukseskan Porprov Banten.