Connect With Us

Pemkot Tangsel Akan Merelokasikan Sekolah SD Jombang

| Selasa, 26 Juni 2012 | 19:55

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cilalung Jombang VII, Jalan Jembar Raya, Kelurahan Jombang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya dikosongkan paksa oleh ahli waris. ( / )


TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merelokasi sekolah SD Negeri Jombang VII, Cilalung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel,Benyamin Davnie, Selasa (26/6).

“Kita akan merelokasi ke ruang kelas yang dimiliki pemkot yang berada di samping bangunan SD Negeri Jombang VII. Nantinya, itu akan dimaksimalkan untuk proses daftar ulang siswa dan pendaftaran siswa baru serta kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan siswa-siswi SD Negeri Jombang VII,”ungkap Benyamin kepada wartawan.

Benyamin mengatakan, nantinya akan ada jam pagi dan siang untuk menjalankan proses belajar mengajar,

“Kita inginkan proses ini tidak menggangu kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Jombang VII,”katanya.

Benyamin menjelaskan, ahli waris tidak ingin menggugat Pemkot Tangsel untuk menyelesaikan kasus ini sesuai dengan mekanisme yang harus ditempuh, sehingga pemkot pun tidak akan menggugat ahli waris.

“Kita tidak akan menggugat ahli waris dalam penyelesaian sengketa lahan ini,”ungkap Benyamin.

Sementara di tempat terpisah yakni SDN Jombang VII, para siswa-siswi SDN Jombang VII,mengangkat bangku sekolah yang sudah dikeluarkan ahli waris Senin (25/6). Para siswa yang didampingi Kepala Sekolah SDN Jombang VII mengangkat bangku ke lokasi bangunan kosong di samping gedung sekolahnya tersebut.

Kepala Sekolah SDN Jombang VII, Farida Eriyani mengatakan pihaknya bersama siswa-siswi SDN Jombang VII merapihkan bangku, meja, dan lemari yang sudah dikeluarkan ahli waris. “Pukul 07.00 WIB, kita kerja bakti bersama merapihkan ini semua, sambil menerima pendaftaraan siswa baru,”ungkap Farida.

Farida mengatakan, penerimaan dan pendaftaran siswa baru masih berjalan seperti biasa, tanpa adanya ganguan terkait masalah persengketaan lahan ini.

“Penerimaan siswa dan pemulangan formulir masih berjalan lancar tanpa adanya kendala,”kata Farida.

Sementara ahli waris lahan SDN Jombang VII, Erna Sumarni bersama dengan anak buahnya melakukan aksi pemasangan spanduk di depan gerbang SDN Jombang VII dan didalam sekolah dengan bertuliskan ‘Pengumuman Dilarang Memasuki/Menggunakan Area Sekolah Ini Tanpa Seizin Ahli Waris(Alm) H.Nurdin Yahya’ Mohon maaf untuk daftar ulangdan pendaftaran siswa/murid baru agar mendaftarkan dikantor Walikota Tangsel.

Tidak hanya spanduk bertuliskan pengumuman larangan namun juga ahli waris memasang spanduk dengan bertuliskan “Tanah Ini Tidak Dijual, sudah cukup pemerintah memakai gratis +26 tahun tertanda tangan Syamsiah atau Popi.

Ahli waris SDN Jombang VII, Erna Sumarni menjelaskan spanduk ini dipasang bentuk kekecewaan yang diterima ahli waris dari Pemkot Tangsel. “Kita tidak akan menjual tanah ini, kita akan menggunakannya bisa untuk kontrakan dan sebagainya,”ungkap Erna. (DRA)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill