Connect With Us

'Peristiwa Lengkong Wetan, Jauh dengan Pemuda Zaman Sekarang'

Wahyu | Minggu, 29 Maret 2015 | 16:01

Pangdam Jaya, Mayjen Agus Sutomo menghadiri peringatan Lengkong Wetan di TMP Taruna, Kota Tangerang. (Wahyudin / TangerangNews)

TANGERANG-Peristiwa Lengkong Wetan yang terjadi di Tangerang pada 25 Januari 1946 diperingati di dua tempat di Tangerang,  yaitu di Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang dan dilanjutkan di Lengkong Wetan di Jalan Subianto Djojohadikusumo, BSD Golf,  Kota Tangerang Selatan, Minggu (29/3) pagi.

Pangdam Jaya, Mayjen Agus Sutomo yang hadir dalam peringatan tersebut mengatakan, peringatan ini harus dimaknai, karena para almarhum masih muda-muda, tetapi mereka sudah rela berkorban nyawa untuk bangsa dan negara Indonesia.

 

"Pemuda pemuda zaman sekarang banyak yang cengeng, banyak menuntut haknya. Bukan sebaliknya bagaimana melakukan kewajibannya. Bahkan sudah terkontaminasi kegiatan yang melemahkan sistem pertahanan Negara, jauh dengan peristiwa lengkong Wetan.  Pemuda sekarang banyak merusak kesehatannya sendiri,  contohnya Narkoba perkelahian, tawuran, anarkis yang merusak fasilitas umum pemerintah,”  kata Pangdam Jaya kepada www.tangerangnews.com saat tabur bunga di TMP Taruna.

Agus Sutomo mengatakan, di Singapura Undang-undangnya tersedia bahwa setiap pemuda wajib militer untuk usia 18 tahun. “Di sana wajib militer dilakukan dua tahun, jika tidak mau maka akan diperjara selama tiga tahun,” tuturnya.

Karenanya, kata dia, di Singapura sangat disiplin, karena telah dilatih menjadi disiplin. Sedangkan di Indonesia, dalam Undang- undang sebenarnya sudah diatur, tetapi belum terealisasi. “Banyak protes di sini.  Padahal itu sangat bagus karena  para pahlawan kita adalah seorang prajurit yang rela untuk sebuah kehormatan Negara, jangankan harta, benda, waktu dan nyawa pun diberikannya,” tuturnya.

Kegiatan peristiwa 25 Januari 1946 dihadiri oleh Pangdam Jaya, Danrem 052 Wijayakrama, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang, Kapolres Tangerang dan Dandim 0506 Tangerang.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill