Connect With Us

Belum Memuaskan, Segini Ranking Nilai TKA 2026 di Banten

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:23

Ilustrasi Siswa SMA (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis hasil Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2025 untuk siswa kelas 12. 

Hasil tersebut sudah diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan selanjutnya diteruskan ke masing-masing sekolah. 

Sekolah nantinya akan membagikan Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik kepada para siswa yang telah mengikuti ujian.

Selain hasil individu, Kemendikdasmen juga memaparkan capaian rata-rata nilai siswa secara nasional dan per provinsi. 

Data ini meliputi nilai mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, yang dihitung untuk seluruh satuan pendidikan, mulai dari SMA, MA, SMK, hingga Paket C.

Secara nasional, hasil TKA 2025 menunjukkan capaian yang masih belum memuaskan. Rata-rata nilai siswa secara nasional belum mampu menembus angka 60 dari skala 100 dilansir dari medsos.id. 

Dalam pemeringkatan antarprovinsi, Daerah Istimewa Yogyakarta menempati posisi teratas dengan rerata nilai mata pelajaran wajib tertinggi.

Provinsi ini mencatat nilai Bahasa Indonesia sebesar 65,89, Matematika 43,09, dan Bahasa Inggris 30,00, dengan rerata keseluruhan mencapai 46,33. 

Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta dengan rerata 45,60 dan Jawa Tengah dengan 42,51.

Berdasarkan hasil pengolahan data tersebut, Provinsi Banten berada di peringkat ke-10 nasional. Banten mencatat rerata nilai Bahasa Indonesia sebesar 58,28, Matematika 35,92, dan Bahasa Inggris 25,54. 

Jika digabungkan, rerata keseluruhan nilai mata pelajaran wajib di Banten berada di angka 39,91.

Capaian tersebut menempatkan Banten di papan tengah nasional. Meski masih berada di bawah sejumlah provinsi di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, posisi Banten masih lebih baik dibandingkan sejumlah provinsi lain di kawasan timur Indonesia.

Di sisi lain, data TKA 2025 juga memperlihatkan adanya kesenjangan capaian akademik antarwilayah. Nusa Tenggara Timur tercatat sebagai provinsi dengan rerata nilai mata pelajaran wajib terendah secara nasional, yakni 33,07. 

Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara merata di seluruh daerah.

Hasil TKA 2025 ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan, termasuk di Banten, untuk memperkuat kualitas pembelajaran ke depan. 

Peningkatan kompetensi dasar siswa, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, dinilai menjadi salah satu kunci agar capaian akademik dapat lebih kompetitif di tingkat nasional.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill