Connect With Us

Kisah Cinta Jean Alter dan Sri Wahyuni kandas karena Selingkuh

Denny Bagus Irawan | Minggu, 23 November 2014 | 10:09

Jean Alter saat digiring petugas ke Mapolrestro Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Tersangka pembunuh Sri Wahyuni, Jean Alter Husilean (JAH) mengaku nekat menghabisi Sri karena diusir oleh korban dari Jakarta.  Penyebab Sri mengusir Jean lantaran, tersangka disangka telah berselingkuh oleh wanita lain yang juga teman Sri.

"Saya diusir sama dia (Sri), makanya diantar ke bandara. Diusir karena saya dituduh berselingkuh dengan teman dia," ujar Jean di Mapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, setelah tiba dari Nabire, Papua dengan menggunakan pesawat Lion Air yang delay nyaris dua jam, Sabtu (22/11).
 
Dia mengaku sebelum dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta untuk diusir, keduanya terlebih dulu ke Puncak, Bogor. Setelah turun dari Puncak, dia lalu pergi bersama korban ke Blok M untuk minum-minum dan sempat ke Glodok, Jakarta sebelum akhirnya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
 "Di sana (Blok M) emosi dia (Sri) naik. Dia bilang saya berselingkuh dengan temannya. Saya tak terima dituduh itu, setelah di bandara pas dia usir saya, baru saya cekik, itu spontan," katanya.
 
Namun, saat ditanya siapakah yang dituduhkan Sri kepada dia sehingga Sri yakin Jean Alter telah berselingkuh dengan temannya, tersangka enggan menjawab. 
 
"Saya sebagai manusia yang pasti menyesal telah membunuh dia (Sri)," katanya. 

 Ditanya apakah korban tahu dirinya memiliki anak dan istri di Nabire, Papua. "Tahu ," ujarnya.  Sedangkan saat ditanya kemana telepon selular dan dompet uang, Jean Alter diam saja dan meninggalkan wartawan seraya dikawal petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta.

 
Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Ashari Kurniawan mengatakan, setelah tim kami dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengetahui JAH yang terakhir bertemu korban, pihaknya langsung memberangkatkan anggota melalui Ambon. "Kemudian sebelumnya,  kami telah berkoordinasi dengan Polres Nabire," ujarnya.  Adapun motif dari tersangka menghabisi Sri karena korban  bertengkar menuduh JAH selingkuh.

"Untuk sementara ini ada hubungan khusus antara tersangka dan korban. Dia mengaku sudah setahun berhubungan," katanya.

 Apakah betul mencekik leher korban kemudian meninggalkannya? "Benar. Tersangka JAH mencekik, ancaman hukuman 15 tahun," ujarnya.

Jean Alter rupanya tidak berdua ke Puncak, Bogor, Jawa Barat bersama Sri Wahyuni. Pasangan 'terlarang' ini bersama komunitas teman-teman Sri.  "Dia tidak berdua di Puncak. Ada teman-teman mereka," kata Kasat. 
 
Saat ditangkap, kata Kasat, tersangka sedang tertidur lelap di rumah istri bersama dua anaknya.  "Saat diamankan dia sedang tertidur. Barang bukti yang kita temukan hanya baju tersangka saat menghabisi korban," katanya. 
 
Kenapa keduanya sampai di Bandara Soekarno-Hatta,  karena saat itu Sri Wahyuni emosi, keduanya sedang mabuk, dia menilai Jean Alter telah berselingkuh. 
 
"Sebelum ke Blok M habis turun dari puncak, keduanya juga ke daerah Glodok. Emosi korban memuncak, karena tersangka menurut Sri berselingkuh dengan wanita lain," katanya.

Siapa wanita yang dituduhkan Sri Wahyuni. "Nanti itu masih dalam pendalaman. Yang jelas bahasanya tersangka dia sakit hati karena diusir dan dituduh berselingkuh," kata Kasat. 

 Benarkah korban dibunuh dengan cara dicekik? "Pengakuan tersangka seperti itu, dicekik. Tetapi kita akan terus dalami," terangnya.
 
NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill