Connect With Us

500 Armada Transportasi Online Bakal Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:00

Peresmian Transportasi Online oleh Inkoppol di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com – Pasca disahkannya aturan soal Transportasi online untuk beroperasi di Bandara Soekarno hatta, nantinya ada sekitar 500 armada yang beroperasi di sana.  Jumlah tersebut berdasarkan quota yang disepakati antara Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) dengan PT Angkasa Pura II. Itu pun baru perusahaan transporrasi online Grab.

Dahulu, sebelum bekerjasama dengan pihak Inkoppol, taksi online yang tidak konvensional beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta ada sebanyak 1.500 disetiap harinya.

"Secara sistem harusnya bisa di atur bahwa 500 kuota sopir taksi online yang bisa beroperasi. Kalau kurang kita bicara lagi dan tidak mungkin juga ribuan kuota beroperasi di bandara," kata Commercial Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta Sukesta Ganewati di acara peresmian Transportasi Online oleh Inkoppol, pada Senin (23/10/2017).

Meski demikian, Sukesta menambahkan, taksi online yang boleh beroperasi dibandara hanya yang terdaftar di Inkoppol. “Jika ada kerdaraan lain yang mengatasnamakan Grab, tetapi tidak ber-Inkoppol kami tidak akan tanggung jawab bila diproses," tambahnya.

Dia menegaskan, bagi para supir taksi online yang sedang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, wajib memakai tanda pengenal. "Yang beroperasi jangan lupa seragamnya dipakai,  sticker Inkoppol juga dipasang, cara supir menyapa kepada penumpangnya saja kita atur apalagi tanda pengenal," ujar Sukesta.

Pihak Angkasa Pura II juga memperkirakan, bahwa nantinya para pengusaha jasa transportasi online selain Grab yang sudah bekerjasama juga akan ikut dengan MoU ini. "Bisa jadi dari Uber, Go Car juga turut beroperasi di Bandara, tapi aturan mainnya sama dan kuota sesuai dari infrastruktur yang ada," ungkapnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill