KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Keluarga korban pesawat yang menunggu perkembangan informasi di Crisis Center Terminal 1B, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang diberikan siraman rohani agar tidak panik.
"Dari Lion maupun Angkasa Pura II menyediakan pemuka agama untuk memberikan penyejukan kepada keluarga korban di sini," ujar Bagus Sunjoyo, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Kementerian Perhubungan, Senin (29/10/2018).
Menurut Bagus, operator Lion Air dan pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II mendatangi pemuka agama ke Crisis Center guna menenangkan hati keluarga korban.
"Di sini juga disediakan makanan dan tempat istirahat," katanya.
Sejauh ini, Bagus mengatakan, pihaknya hanya dapat memberikan informasi kepada keluarga korban bahwa tim SAR masih melakukan pencarian bodi pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang.
"Nanti setelah kita dapat laporan resmi, kita selalu sampaikan. Pendataan dari manifes siapa saja keluarganya juga sudah kita sampaikan," tuturnya.
Pesawat diketahui mengangkut 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi, termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. Sebelum jatuh, pesawat hilang kontak pada pukul 06.31 WIB.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews