Connect With Us

Transportasi Terintegrasi Solusi Bandara Soetta

| Senin, 17 Mei 2010 | 21:36

Ilustrasi pesawat Garuda (ok / ok)

 
TANGERANGNEWS-Pembangunan sistem transportasi publik yang terintegrasi adalah solusi untuk menyelesaikan kesemerawutan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
 
Penyebab utama kesemerawutan dan kekumuhan Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah ketidakmampuan mengelola pelayanan publik.
 
“Akar masalahnya adalah terlalu banyaknya penggunaan kendaraan pribadi. Inilah yang mengakibatkan parkir liar, porter liar dan sebagainya,” terang Kepala Departemen Perencanaan Kota dan Real Estate Universitas Tarumanagara Suryono Herlambang, di Jakarta, hari ini.
 
Banyaknya penggunaan kendaraan pribadi yang tidak terkontrol itu menghasilkan suatu kerumunan (crowd). “Parkir jadi berantakan, porter liar bermunculan,” tambah Herlambang.
 
Kerumunan inilah yang menyebabkan suasana Bandara Internasional Soekarno-Hatta tak jauh beda dengan terminal bus antarkota.  “Seharusnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengikuti standar bandara internasional di Singapura, Malaysia atau Thailand,” terang Herlambang.
 
Ia menambahkan bahwa salah satu indikator suatu bandara dinyatakan bertaraf internasional adalah adanya sistem transportasi publik yang terintegrasi. Dengan adanya sistem transportasi publik yang terintegrasi, baik bagi penumpang yang akan berangkat maupun yang datang, situasi kerumunan di kawasan bandara dapat berkurang. Sistem transportasi publik itu menghubungkan bandara dengan kota-kota induk asal dan tujuan penumpang, semisal Jakarta. “Kalau perlu, di kota-kota induk itu juga didesain untuk dilakukan check-in, sehingga pada saat di bandara, penumpang langsung menunggu di ruang tunggu,” imbuh Herlambang. (dira)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill