Connect With Us

Serikat Pekerja PT Angkasa Pura II Pertanyakan Rencana Holding BUMN Penerbangan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 9 April 2019 | 18:00

Para Serikat pekerja karyawan PT Angkasa Pura II (Persero). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Serikat pekerja karyawan PT Angkasa Pura II (Persero) mempertanyakan rencana Kementerian BUMN untuk membentuk holding penerbangan. 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP Sekarpura II, Trisna Wijaya, Selasa (9/4/2019). 

“Kami mewakili seluruh pegawai PT Angkasa Pura II (Persero) ingin meminta kejelasan Kementerian BUMN terkait rencana tersebut,” ujar Trisna. 

Sebab, informasi yang didapatkan oleh para pegawai belum jelas. Adapun yang didapat para karyawan diantaranya bahwa akan ada holding BUMN penerbangan yang terdiri dari empat atau lima perusahaan. 

“Selain itu kami juga mendapati informasi PT Survai Udara Penas (Persero) atau Penas akan menjadi induk holding dari PT Angkasa Pura II (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelita Air Service (PAS) dan PT Airnav Indonesia yang dibagi dalam beberapa phase.

“Kami ingin tahu rencana detailnya,” terang Trisna. 

Pihaknya berharap pemerintah mengkaji secara komprehensif dan tidak tergesa-gesa mengenai rencana tersebut.  

“Pemerintah harus pikirkan dampaknya,” tuntasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Banten, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Banten, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:51

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terdeteksi masuk ke wilayah Banten hingga Jakarta sejak Jumat, 16 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill