Connect With Us

78 Pasangan Nikah Massal di Bandara

| Senin, 12 Juli 2010 | 18:54

Kacab Bandara Soetta Hariyanto menjadi saksi pasangan nikah massal di bandara. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Puluhan pasang pengantin dari kalangan kurang mampu yang tersebar di tiga Kecamatan baik Kota dan Kabupaten Tangerang, Senin (12/7) hari ini melakukan nikah masal dan isbat yang difasilitasi PT Angkasa Pura II dan organisasi Persatuan Istri Karyawan Angkasa Pura (Periswara) .  Sekurangnya 78 Pasangan mendapatkan buku nikah dan mas kawin secara cuma-Cuma.
Pernikahan dan Isbat masal yang dilakukan di Aula Terminal Haji Bandara Sekarno Hatta ini diikuti  78 pasangan dari 3 Kecamatan, diantaranya 72 pasangan dari Kecamatan Neglasari,  4 pasangan dari  Batuceper dan 2 pasangan dari Kosambi.
Direktur Personalia dan Umum PT AP II Endang Dwi Suryani dalam sambutannya mengatakan, bahwa yang dilakukan AP II adalah bentuk kepedulian social dan perhatian AP II kepada masyarakat sekitar yang dirasa kurang mampu. Untuk itu, Endang juga meminta agar masyarakat dapat bersinergi dengan AP II guna menjaga ketertiban dan kenyamanan sekitar Bandara.
“Dalam kegiatan kali ini, ada 9 pasangan yang akan dinikahkan , sedangkan 69 lainnya adalah pasangan isbat, yang dalam hal ini telah membina rumah tangga akan tetapi belum memiliki legalitas berupa buku nikah, untuk memudahkan mereka nantinya mengurus administrasi kenegaraan maka kami langsungkan kegiatan ini, ” tutur Endang.
Usman dan Elih, pasangan isbat yang telah menikah lebih dari sepuluh tahun dan telah memiliki 4 orang anak saat diwawancarai TangerangNews.com di lokasi mengatakan bahwa dirinya dulu hanya menikah dihadapan penghulu. “Dulu kita nikah hanya pake penghulu, yang penting sah secara agama, tapi kita kesulitan saat mau urus akte kelahiran anak sebagai syarat untuk sekolah. Alhamdulillah sekarang ada kegiatan ini, semoga saja kita segera dapat urus surat-surat kalau sudah punya buku nikah,” terang Usman.
Sementara itu, pasangan nikah Husein,75, dan Sanah ,60, sangat antusias mengikuti nikah massal itu, pasalnya Husein yang telah ditinggal meninggal istrinya bertahun-tahun lalu, kini dapat menikah lagi tanpa harus mengeluarkan biaya. Karena seluruh biaya  telah ditanggung AP II sebagai penyelenggara mulai dari biaya sewa pakaian pengantin, mas kawin dan hadiah serta uang tunai Rp.200 ribu (rangga)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill