Connect With Us

Empat Kali Sudah Listrik Bandara Soetta Padam

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 Oktober 2010 | 17:26

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terminal 3 (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Listrik Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali padam,hari ini . Meski padam, pengelola bandara, PT Angkasa Pura II memastikan operasional bandara, terutama penerbangan tidak ada yang terganggu.
 
Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Hari Cahyono mengatakan,padamnya listrik dikarenakan adanya gangguan sistem pada saluran udara tegang-an tinggi (SUTET) 150 V di daerah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat sehingga mengganggu suplai listik untuk Bandara. Hari menyatakan, listrik padam selama hampir satu jam mulai pukul 10.35 WIB hingga pukul 11.22 WIB.
 
Menurutnya, pihak PLN sudah menginformasikan bahwa padamnya listrik akibat gangguan pada SUTET. Namun penyebab gangguan tersebut masih diselidiki. "PLN masih melakukan penelusuran penyebabnya," katanya. Sehingga, kata dia penyebab aliran listrik bukan berasal dari sistem kelistrikan bandara.
 
Meski demikian, lanjut Hari, sistem kelistrikan Bandara yang padam akibat gangguan pada SUTET telah diantisipasi oleh gentset sehingga tidak berdampak pada kegiatan operasional Bandara.
 
Untuk itu, Hari memastikan, putusnya aliran listrik selama hampir satu jam tersebut sama sekali tidak menyebabkan operasional bandara terganggu. Karena, sistem genset yang berfungsi langsung mengambil alih seluruh sistem kelistrikan di bandara.
 
Sementara itu, Manajer Humas PT Angkasa Pura II Andang Santosa menambahkan, pihaknya telah melakukan penanganan terkait pemadaman tersebut.
 
Dua unit genset utama yang dimiliki bandara langsung berfungsi otomatis ketika aliran listrik terputus. dua buah genset tersebut yaitu genset teknik dan genset prioritas. Menurutnya, genset teknik memiliki daya 2.550 KVA. Sedangkan genset prioritas sebesar 4.880 KVA.'Aliran istrik untuk navigasi, tower, dan lampu lalu litas bandara menggunakan genset teknik,' jelasnya.
 


 
Dia menjelaskan, PT Angkasa Pura II telah melakukan MoU dengan PLN untuk menangani masalah listrik padam di Bandara. Penanganan yang dilakukan saat ini diantaranya melakukan uji coba terhadap kehandalan sistem back up listrik berlapis.
 
"Kita telah memasang getset ganda disetiap titik di bandara. Ini juga untuk meningkatkan kehandalan sistem listrik. Uji coba dilakukan setiap dini hari pada pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB," katanya.

Terputusnya aliran listrik Bandara Soekarno-Hatta sudah empat kali terjadi pada tahun ini. Aliran listrik terputus pertama kali pada Rabu (21/7) pagi. Pada waktu itu, listrik padam selama 50 menit akibat rusaknya gardu listrik PLN di Muara Karang, Jakarta Utara. 

Kejadian yang sama terjadi pada Selasa (3/8) pagi, listrik di Bandara Soekarno-Hatta padam selama 35 menit juga diakibatkan terjadinya gangguan di gardu Listrik PLN Muara Karang, Jakarta Utara.

Tiga hari kemudian, padamnya listrik bandara kembali terulang, Jumat (6/8) pagi. Aliran listrik terputus selama dua jam. Padamnya listrik tersebut berdasarkan data dari MPS (Main Power Station) bandara terjadi karena adanya kedipan listrik (ficker) selama 1,7 detik. Sedangkan kali ini adalah yang keempat. (rangga/dira)
 
 
 
HIBURAN
Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Senin, 22 Juni 2026 | 14:03

Paramount Petals kembali menghadirkan beragam aktivitas akhir pekan yang dapat dinikmati seluruh keluarga melalui rangkaian kegiatan olahraga, hiburan, dan kuliner.

PROPERTI
Kembangkan Kawasan Bisnis Premium Baru, Paramount Gading Serpong Hadirkan Victoria Business Loft dan Oxford Square

Kembangkan Kawasan Bisnis Premium Baru, Paramount Gading Serpong Hadirkan Victoria Business Loft dan Oxford Square

Senin, 22 Juni 2026 | 19:18

Paramount Gading Serpong meluncurkan Victoria Business Loft dan Oxford Square – YOSECA Loft yang berada di Victoria Central District sebagai kawasan bisnis premium yang berada di pusat Gading Serpong dengan lokasi strategis

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill