Connect With Us

Warga Negera Italia Selundupkan Sabu

| Kamis, 24 Maret 2011 | 19:42


TANGERANG
-Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Bandara Soekarno – Hatta (Soetta) kembali menggagalkan upaya penyelundupan 4.300 kilogram methamphetamine atau sabu-sabu. Barang haram senilai Rp 8,6 miliar itu dibawa Massimiliano Cocuzza, 35, warga negara Italia dengan cara disembunyikan pada dinding koper (false concealment).

Penumpang pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK rute Dubai – Jakarta itu ditangkap setelah mendarat di Terminal 2D kedatangan Bandara Internasinal Soetta, Minggu (20/3) sore, sekitar pukul 17.00.         
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soetta,  Gatot Sugeng Wibowo menyatakan terungkap upaya penyelundupan narkoba itu, berawal dari informasi intelijen yang menyebutkan ada orang membawa sabu-sabu dari Dubai.
Mendapat informasi tersebut, petugas dilapangan langsung mengamati satu-persatu penumpang pesawat Emirates EK rute Dubai – Jakarta. Dari daftar penumpang tersebut, diketahui ada yang dicurigai karena warga negara Italia, tapi berangkat dari Dubai. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan x-ray terhadap koper yang belakangan diketahui milik Massimiliano Cocuzza tidak terdeteksi membawa narkoba.
“Karena kita tetap curiga akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan satu-satu persatu barang yang ada di dalam koper yang dibawa Massimiliano. Dari hasil pemeriksaan itu kita menemukan 4.300 kilogram methamphetamine atau sabu-sabu yang disembunyikan pada dinding koper (false concealment), “kata Gatot, Kamis (24/3).
Gatot menyatakan kasus ini sempat dikembangkan bersama penyidik Bareskrim Mabes Polri. Karena menurut pengakuan Massimiliano barang yang dibawa itu berasal dari tawaran kekasihnya berinisial M yang tinggal di Madrid, untuk seseorang di Jakarta.
 
Sayangnya saat ke lokasi yang dimaksud orang yang merima sabu-sabu itu sudah tidak ada lagi di tempat. “Diduga kurir narkoba jaringan internasional itu telah mengendus kalau tersangka sudah kita amankan, “ujar Gatot. (RANGGA ZULIANSYAH)

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

NASIONAL
Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Rabu, 25 Maret 2026 | 20:48

Suasana liburan di kawasan wisata bahari Pulau Pahawang, Desa Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berubah menjadi duka.

TANGSEL
Tangsel ONE, Inovasi Layanan Publik Berbasis Chat-First AI Segera Diluncurkan

Tangsel ONE, Inovasi Layanan Publik Berbasis Chat-First AI Segera Diluncurkan

Rabu, 25 Maret 2026 | 21:05

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), akan meresmikan Tangsel ONE (Tangerang Selatan One System), sebuah pusat layanan digital terpadu berbasis chat-first AI, pada 30 April 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill