Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang menyelenggarakan Program Sertifikasi Keahlian Kebandarudaraan Basic Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk InJourney Airports Cerdaskan Bangsa ini digelar sebagai upaya mendorong kesiapan kerja para peserta.
Sebanyak 20 peserta terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan dan sertifikasi intensif selama 30 hari yang berlokasi di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang.
Program pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi, keterampilam teknis di bidang keselamatan kebandarudaraan, khususnya dalam penanggulangan keadaan darurat di bandara.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi menjelaskan bahwa pelatihan keahlian ARFF ini ditujukan untuk membuka peluang karier yang lebih luas bagi tenaga kerja lokal di industri penerbangan.
"Melalui program Cerdaskan Bangsa, kami ingin memberikan bekal yang dapat membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk berkembang dan memiliki daya saing di industri penerbangan," ujar Heru, Kamis 8 Oktober 2026.
Pelaksanaan pelatihan di PPI Curug ini mencakup pemahaman teori hingga simulasi praktik penanganan tanggap darurat sesuai dengan standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
"Diharapkan para peserta yang lulus sertifikasi ini dapat menjadi tenaga terampil yang siap diserap dalam ekosistem keselamatan kebandarudaraan," kata Heru.
Selain pelatihan tanggap darurat, program TJSL dalam bidang kesehatan juga menyasar penanganan stunting dan pencegahan gizi buruk di Kecamatan Sepatan Timur.
Sebanyak 4.000 porsi makanan tambahan (PMT) disalurkan kepada 140 balita berstatus gizi kurang dan sangat kurang (underweight). Distribusi bantuan dilakukan melalui Posyandu di delapan desa selama 28 hari.
"Selain bantuan pangan bergizi, program tersebut juga mencakup penyerahan 140 paket hygiene kit serta edukasi mengenai kebersihan, sanitasi, gizi seimbang, serta kesehatan keluarga yang dilakukan bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Posyandu, dan masyarakat," ujar Heru.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews