Connect With Us

2 WN Thailand Selundupkan Meriam Kuno

| Kamis, 29 Desember 2011 | 17:29

Meriam kuno. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Petugas kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang larangan berupa benda purbakala yang termasuk barang cagar budaya, yakni dua buah meriam kuno buatan 1765. Pelaku adalah WN Thailand berinisial CY ,57, dan AA 46.

"Modus yang dilakukan pelaku adalah, tidak dilakukan pemberitahuan serta izin dari Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata," ujar Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia, Kamis (29/12/2011).

Oza mengatakan, kronologi penyelundupan itu terjadi pada Selasa (27/12/2011) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

"Info awal dari petugas keamanan PT Angkasa Pura II, bahwa di Terminal 2D keberangkatan terdapat dua orang penumpang yang membawa barang berupa meriam. Kami lalu langsung bertindak," ujarnya. Kepada petugas, pelaku mengaku membeli meriam itu di wilayah Jakarta, tepatnya di Jalan Surabaya, pasar jual beli barang-barang bekas.

Menurut Oza, pelaku diduga telah melanggar Pasal 53 Undang-undang No.10/1995 sebagaimana telah dirubah dengan UU No.17 /2006 barang tersebut ditetapkan menjadi barang dikuasai negara.

"Kalau ditanya berapa nilai barang tersebut. Kami tidak bisa mentaksir berapa nilainya jika dirupiahkan. Tapi yang jelas ini akan diserahkan ke Negara," katanya.(DRA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill