Connect With Us

Penumpang Batavia Air Injak Meja di Bandara Soekarno-Hatta

| Senin, 27 Agustus 2012 | 22:04

Penumpang Batavia Air mengamuk. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Jadwal penerbangan delay, puluhan penumpang maskapai swasta Batavia Air mengamuk ditempat penjualan tiket Terminal 1 C , Bandara Soekarno-Hatta, pada Senin (27/08) sekitar pukul 21.30 WIB.  
 
Menurut salah seorang penumpang bernama Heru Suhendar yang menghubungi TangerangNews.com, hari ini semua jadwal keberangkatan pesawat Batavia Air dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta terganggu.
 
“Saya sendiri seharusnya berangkat sejak pukul 17.00 WIB, tetapi hingga saat ini masih belum diberangkatkan,” ujar Heru yang mengaku akan berangkat ke Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 Sama halnya dengan Heru, Yanto seorang pelanggan Batavia Air yang akan berangkat ke Bengkulu pun mengatakan dirinya sudah sejak pukul 13.00 WIB belum diberangkatkan. “Akibatnya, kini penumpang semua mengamuk. Selain tidak diberikan makanan, penumpang juga ada yang sudah berdiri menginjak-injak meja tempat penjualan tiket. Satpam sendiri diam saja, karena sadar Batavia Air lah yang salah,” ujar Yanto.

Meski begitu, Yanto memilih membatalkan perjalanannya ke Bengkulu. “Saya akhirnya pulang saja lah, habis sudah kelamaan. Ini saya minta kembalikan tiket, eh disuruh ke Jakarta, ke kantor pusat dikembalikan Rp300 ribu,” katanya.

Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 21.45 WIB, menurut Heru dan Yanto penumpang masih mengamuk.
 
 
  
 

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill