Connect With Us

Bantu Usaha Kecil, PT Angkasa Pura II Kucurkan Dana PKBL Hingga Rp276 Miliar

| Selasa, 16 Oktober 2012 | 13:15

Penyaluran pinjaman PKBL dari PT Angkasa Pura II (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II kembali mengucurkan pinjaman dari keuntungan perusahaan atau biasa disebut Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Bantuan tersebut dikhususkan untuk pengusaha kecil yang ada di sekitar Bandara.   

Laurencius Manurung Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II mengatakan,  total uang yang telah dikeluarkan sejak program ini digulirkan mencapai Rp276 miliar. “Ini sudah berjalan sejak tahun 1991 hingga saat ini, khusus untuk di Bandara Soekarno-Hatta telah dikeluarkan total Rp20,42 miliar. Sisanya tersebar di 11 Bandara lain yang dikelola kami,” ujar Laurencius, sesuai menyerahkan dana tersebut kepada 35 pengusaha kecil baik Kota dan Kabupaten Tangerang, Selasa (16/10).
 
Dia menerangkan, dana PKBL tersebut berasal dari keuntungan perusahaan setelah dipotong pajak. “Kami membantu usaha masyarakat dengan meminjamkan dan masyarakat membayarnya sesuai pinjaman secara periodik dengan bunga satu tahun flat 6% dicicil selama dua tahun. Adapun persyaratan lebih mudah daripada pengusaha kecil ini meminjam ke perbankan,” terangnya.

Target yang akan dilirik oleh PT Angkasa Pura II tentunya perusahaan dengan manajemen yang sehat disertai laporan, seperti usaha menengah dan mikro. “Mulai dari usaha Pertanian, Perikanan, Perhutanan dan usaha lainnya. Kini usaha seperti ini mulai meningkat,  kelompok usaha kecil pun mulai tumbuh,” ujarnya.
 
  Kedepan, melalui Bupati dan Wali Kota Tangerang, pihaknya akan meminta kepada pemerintah daerah untuk mencanangkan sentra industri. Misalnya, kata dia, sentra industri nelayan di Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. “Ini akan mengurangi gizi buruk, kami ingin pemerintah mengcluster sektor kegiatan yang akan dibantu. Dan, kami ingatkan ini bantuan bukan gratis, ini pinjaman lunak,” ujarnya.

Adapun pinjaman lunak yang digelontorkan kepada pengusaha kecil umumnya paling kecil Rp40 juta. Bagi pengusaha yang telah menunjukan dengan prestasi laporan dan kewajiban cicilan dengan baik, maka pengusaha itu akan dapat mengajukan peminjaman lagi.  “Asal telah dibayar sisa cicilan sebelumnya,” katanya.
 
Dalam program PKBL ini juga PT Angkasa Pura II tidak memberikan pinjaman saja. Melainkan membina manajemennya. Mulai dari membuat pelaporan, marketing serta promosi. “Kalau ada yang unggul dan menarik,   kami akan bawa promosi ke tingkat Nasional maupun Internasional.  Seperti ke Malaysia dan Amsterdam Fai (Belanda), sudah ada pengusaha dari Tangerang yang kami promosikan ke Malaysia. Tentunya yang laik,” ujarnya.

Tolong pak camat wali kota. Terjun membangun, bina lingkungan. Sehingga daerah itu bisa terkenal. Oktober Rp20,42 miliar. Khusus di daerah bsh. 276 miliar total untuk seluruh perusahaan.

Sementara itu, perwakilan pengusaha kecil di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, H Syafri, Wakil Ketua Komisi I, DPRD Kabupaten Tangerang yang juga warga Rawa Rengas,  Kosambi mengatakan menyambut bantuan pinjaman modal dari PT Angkasa Pura II tersebut.
 
“Komunikasi ini sudah cukup baik. Kebetulan saya anggota DPRD yang menjadi perwakilan masyarakat. Keinginan kami, seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang dan mungkin Kota Tangerang juga turut bisa menikmati,” ujarnya.  

Pinjaman seperti ini menurut  Syafitri sangat membantu, sebab peranan APBD Kabupaten dan Kota Tangerang  pastinya terbatas. Tetapi pihaknya meminta PT Angkasa Pura II tidak berhenti membantu sampai diprogram seperti ini. “Kami masih menunggu program minumental lainnya,” ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill