Connect With Us

Banyak Delay, Tempat Parkir Pesawat di Terminal 3 Ditambah

| Selasa, 1 Januari 2013 | 16:46

Ilustrasi pesawat Garuda (ok / ok)


TANGERANG- Coorporate Secretary PT Angkasa Pura II Trisno Heriyadi mengungkapkan,  progress pembangunan tempat parkir pesawat atau apron untuk Terminal 3 proyeknya sudah berjalan dan sudah dalam tahap pengerasan dan pemadatan tanahnya.
 
Pembangunan apron tersebut salah satunya  berguna untuk mengurai delay. “Dari yang tadinya hanya cukup menampung sembilan tempat parkir pesawat,” ujar Trisno.
Proyek tersebut sejalan dengan pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yakni akan berakhir bersamaan dengan grand design Bandara pada 2014 nanti.
 
“Proyeknya sudah berjalan. Saat ini sudah sampai pengerasan dan pemadatan tanahnya. Total secara keseluruhan akan ada 174 parking stand, baik terminal 1, 2 dan 3,” terangnya.
 
Sedangkan Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tijiptadi mengatakan, pembangunan apron sesuai dengan rencana target pembangunan. “Sedangkan untuk perluasan terminal empat belum dilaksanakan,” ujarnya. (DRA)

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill