Connect With Us

Pengembangan Bandara akan tutup Pintu M1

| Senin, 7 Januari 2013 | 17:24

Jalan Pintu M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (tangerangnews / denny)

 
 TANGERANG-Seiring pembangunan Bandara Soekarno - Hatta, PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola akan menutup pintu M1 (akses pintu masuk dari arah Tangerang ke bandara). Penutupan pintu M1 akan dilakukan dalam waktu dekat.

Trisno Heryadi, Corporate Secretary PT AP II mengatakan, sebelum penutupan pintu M1, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar.  "Kami akan sosialisasi dulu, supaya masyarakat memahami dan tak ada komplain," ujarnya, kemarin.

Menurut Trisno, penutupan pintu M1 tidak bisa ditunda lagi, karena proyek pengembangan Bandara Soekarno - Hatta sedang berjalan. Salah satunya adalah pembangunan jalur kereta api, rute Manggarai - Kunciran - bandara.

"Karena nantinya akan ada mobil proyek, dan itu akan mengganggu sedikit aktivitas di bandara. Maka kami putuskan pintu M1 harus ditutup. Apalagi bandara itukan termasuk area yang terbatas," ucapnya.

Kapan akan ditutup, Trisno belum bisa memastikan. Sebab bukan hal mudah bagi AP II. "Kami harus komunikasi dulu pada pemkot Tangerang dan DPRD," ujarnya.

Pada saat ditutup, maka semua penumpang dari Tangerang akan melewati pintu utama Bandara Soekarno - Hatta. Artinya warga Tangerang harus memutar, dan menempuh jarak hampir 10 km untuk sampai bandara.
  
Menurut Bram Bharoto Tjiptadi, Kepala Cabang Bandara Soekarno - Hatta, penutupan pintu M1 memang sudah mendesak, karena proyek pembangunan bandara sedang dipercepat supaya 2015 rampung menjadi bandara bertaraf dunia.

"2013 ini kami akan membangun apron terminal 3, maka perjalanan jemaah haji tahun ini akan dipindah ke Halim Perdanakusuma," ucapnya.

Menurut Bram, sebelum pintu M1 ditutup, pihaknya tentu akan menyiapkan akses jalan alternatif. "Jalan alternatif yang ada sudah disiapkan. Memang agak memutar tapi kondisi jalan mulus, yakni lewat Batu Ceper, Benda," ucapnya.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill