Connect With Us

Selain Wiranto, 3 Korban Lain Ikut Kena Tusuk

Muhamad Ikbal | Kamis, 10 Oktober 2019 | 21:04

Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019). (Istimewa / Istimewa)

 

Pandeglang - Selain Menko Polhukam Wiranto, 3 orang lainnya kena tusuk di Alun-alin Menes, Kabupaten Pandeglang. Ketiganya yakni Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, Fuad Sauqi, dan ajudan Danrem 064 Maulana Yusuf.

Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengatakan, ketiga orang selain Wiranto ikut terkena tusuk pisau yang dibawa pelaku saat menghujam Menko Polhukam tersebut. Kapolsek Menes terluka di bagian punggung.

"Untuk korban yaitu beliau (Wiranto), Kapolsek Menes, kemudian Fuad Sauqi, kemudian ajudannya Danrem tapi luka sedikit kemudian selesai melakukan menyerang namun kita bisa amankan dengan baik," katanya kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Kapolsek Menes saat ini masih dalam perawatan. Sementara Wiranto sudah dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kasus penusukan itu sudah ditangani pihak kepolisian. Kedua pelaku dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :

"Untuk kedua pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang dikembangkan," kata dia.

Peristiwa penusukan terjadi siang tadi saat Wiranto hendak naik helikopter di Alun-alun Menes. Saat menyalami warga sekitar, pelaku tiba-tiba menyerang Wiranto dari arah samping kiri.

Petugas yang ada di lokasi langsung meringkus kedua pelaku yang merupakan suami istri. Pihak otoritas mengatakan bahwa keduanya terlibat jaringan teroris Jamaah Ansorud Daulah (JAD).(RMI/HRU)

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill