Connect With Us

Kapolda Ingatkan Personel Netral di Pilkades Banten Serentak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:48

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Provinsi Banten disoroti Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto. Dia meminta agar personel yang bertugas menjaga keamanan Pilkades tetap netral.

"Saya berharap agar seluruh personel tidak ada yang terlibat dalam menentukan pemenangan salah satu calon Kades," ujar Rudy seperti dilansir dari Detikcom, Minggu 10 Oktober 2021.

Pilkades hari ini digelar di Kabupaten Tangerang. Dalam waktu dekat pemilihan, juga dilakukan di Pandeglang, Lebak, dan Kabupaten Serang.

Rudy mengingatkan, bagi siapapun yang melanggar netralitas saat Pilkades akan ada sanki kode etik profesi kepolisian. “Mereka yang melanggar akan dikenakan sanksi,” tegasnya.

Diirnya juga mendorong agar Pilkades jangan jadi klaster baru COVID-19. Bila perlu ada fasilitas vaksinasi saat pemilihan.

"Koordinasikan dengan panitia pelaksana Pilkades untuk menyediakan fasilitas penunjang protokol kesehatan dan serbuan vaksinasi kepada pemilih," katanya.

Rencananya, Pilkades di Kabupaten Pandeglang akan digelar 17 Oktober, Lebak 24 Oktober dan Kabupaten Serang pada sekitar bulan November.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill