Connect With Us

Pantai Anyer, Carita & Bayah di Banten Paling Sering Wisatawan Terseret Ombak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 21 November 2021 | 19:51

Pantai Anyer di Banten (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Selama dua tahun terakhir, tercatat 40 persen kecelakaan laut di kawasan Provinsi Banten terjadi karena wisatawan terseret ombak bahkan hingga tenggelam saat bertamasya di obyek wisata patai.

Penyebab utamanya yakni karena wisatawan tidak memperhatikan zona merah atau area larangan berenang yang dipasang di pantai.

“Kebanyakan laka laut bukan dari kapal melainkan para wisatawan berenang di zona merah yang memang dilarang melewati jalur tersebut,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banten, Kolonel Laut Budi Iryanto seperti dilansir dari Selatsunda, Minggu 21 November 2021.

Adapun kasus kecelakaan laut tersebut kerap terjadi di obyek wisata yang banyak dipadati wisatawan, seperti Pantai Anyer, Carita dan Pantai Bayah.

“Tapi kebanyakan di Anyer kejadian terbanyak wisatawan terseret ombak,” kata Budi Iryanto.

Karena itu dia mengimbau agar wisatawan saat liburan di pantai kawasan Banten mematuhi dan lebih memperhatikan larangan berenang di zona merah.

Terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang biasanya banyak wisatawan datang.

“Patuhi aturan yang sudah dilarang. Apalagi menjelang libur natal dan tahun baru diprediksi banyak wisatawan menghabiskan waktunya untuk ke pantai,” pungkas Budi Iryanto.

BANTEN
Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Kamis, 2 April 2026 | 10:39

Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill