Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Selama dua tahun terakhir, tercatat 40 persen kecelakaan laut di kawasan Provinsi Banten terjadi karena wisatawan terseret ombak bahkan hingga tenggelam saat bertamasya di obyek wisata patai.
Penyebab utamanya yakni karena wisatawan tidak memperhatikan zona merah atau area larangan berenang yang dipasang di pantai.
“Kebanyakan laka laut bukan dari kapal melainkan para wisatawan berenang di zona merah yang memang dilarang melewati jalur tersebut,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banten, Kolonel Laut Budi Iryanto seperti dilansir dari Selatsunda, Minggu 21 November 2021.
Adapun kasus kecelakaan laut tersebut kerap terjadi di obyek wisata yang banyak dipadati wisatawan, seperti Pantai Anyer, Carita dan Pantai Bayah.
“Tapi kebanyakan di Anyer kejadian terbanyak wisatawan terseret ombak,” kata Budi Iryanto.
Karena itu dia mengimbau agar wisatawan saat liburan di pantai kawasan Banten mematuhi dan lebih memperhatikan larangan berenang di zona merah.
Terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang biasanya banyak wisatawan datang.
“Patuhi aturan yang sudah dilarang. Apalagi menjelang libur natal dan tahun baru diprediksi banyak wisatawan menghabiskan waktunya untuk ke pantai,” pungkas Budi Iryanto.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGDinas Pendidikan Kota Tangerang memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu 9 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews