Connect With Us

Andra Soni Ajak Paguyuban Tionghoa Investasi Wisata dan Pertanian di Selatan Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 April 2025 | 20:13

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus PSMTI Provinsi Banten di JHL Solitaire Hotel Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu 16 April 2025, malam.  (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten, Andra Soni mengajak Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten untuk investasi wisata dan pertanian di wilayah Selatan Banten.

Hal itu dikatakan Andra Soni saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus PSMTI Provinsi Banten masa bakti 2024–2028 di JHL Solitaire Hotel Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu 16 April 2025, malam.  

Menurutnya,  Banten memiliki garis pantai sepanjang 560 kilometer serta tanah yang subur dan potensi wisata yang besar.

“Kami mengundang PSMTI untuk turut serta mengembangkan potensi wisata dan pertanian di wilayah Selatan. Selain itu, di Provinsi Banten saat ini terdapat 16 pabrik pengolahan pakan ternak yang memerlukan bahan baku. Daripada harus mendatangkan dari jauh, lebih baik kita tumbuh bersama di sini,” jelasnya.

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif PSMTI dalam kegiatan sosial dan komitmennya terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Banten. 

Ia menilai PSMTI sebagai organisasi yang solid, dengan anggota yang memiliki latar belakang beragam dan potensi besar di berbagai bidang.

“Organisasi PSMTI terdiri dari banyak anggota yang punya kelebihan tersendiri baik dari sisi sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan, maupun keguyuban. Basis sebagai pengusaha dan orang yang terbiasa berwiraswasta selalu melihat peluang, dan ini adalah aset besar bagi Banten,” ujarnya.

Dirinya menegaskan Pemerintah Provinsi Banten sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PSMTI, demi percepatan pembangunan daerah.

“Kami berterima kasih dan berharap apa yang diniatkan oleh kawan-kawan PSMTI Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik. Pemprov Banten terbuka atas segala bentuk kerja sama untuk kemajuan daerah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Andra menyampaikan harapan agar kepengurusan PSMTI yang baru mampu merancang program-program yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami yakin di bawah kepengurusan baru, PSMTI akan semakin berkembang dan membawa manfaat nyata. Sekali lagi, kami dari Pemprov Banten siap bersinergi dalam berbagai bentuk kerja sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi Banten terpilih Sri Suryadi Hanjaya menjelaskan bahwa pada 12 Oktober 2024 lalu telah dilaksanakan musyawarah daerah yang menetapkan dirinya sebagai ketua untuk masa bakti 2024–2028.

“PSMTI memiliki visi menjadikan suku Tionghoa di Banten berperan aktif dalam bidang ekonomi, sosial, seni, dan budaya. Kami ingin terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

KAB. TANGERANG
Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:24

Korban banjir setinggi 2 meter di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang meminta bantuan jajaran pemerintah pusat hingga ke Presiden Prabowo Subianto.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill