Connect With Us

Sampah di Banten Capai 8.126 Ton Sehari, Andra Soni Kumpulkan Kepala Daerah Cari Solusi

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 13 September 2025 | 15:29

Rakor Pengelolaan Sampah di Wilayah Banten, Jumat 12 September 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni menyebut terdapat 8.126 ton sampah yang timbul per harinya di Provinsi Banten dan kemungkinan akan terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk.

Sedangkan saat ini, masing-masing daerah di Banten memiliki cara pengelolaan berbeda lantaran karakter dan jumlah timbunan sampah yang bervariasi. 

"Jadi butuh satu persepsi untuk pengelolaan dan penanganan sampah yang ada di seluruh wilayah Provinsi Banten," katanya, saat memimpin Rakor Pengelolaan Sampah di Banten bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Pendopo Gubernur Banten, KP3B-Curug, Kota Serang, Jumat 12 September 2025.

Andra Soni mencontohkan permasalahan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berbeda dengan yang dihadapi oleh Kabupaten Serang. "Jumlah tonase yang dihadapi oleh dua pemerintah daerah itu juga tentunya berbeda," katanya.

Makanya, ia berharap apa yang dibahas di rakor ini bisa memberikan gambaran jelas terkait persoalan sampah di daerah masing-masing, sehingga ada langkah strategis penanganan dan pengelolaan sampah secara tepat.   

"Kita sekarang berpikir bukan tentang memindahkan sampah, tapi berpikir tentang mengelola sampah yang targetnya nanti di tahun 2029 seluruh kabupaten/kota bisa mengelola 100 persen sampahnya," imbuhnya.

"Dan ini menjadi sebuah semangat bagi kita dan KLHK akan mendampingi kita untuk menyelesaikan permasalahan di empat kota, empat kabupaten yang ada di Provinsi Banten," sambungnya.

Andra Soni juga menilai pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan dampak positif termasuk nilai ekonomis.

Ini juga sesuai dengan semangat yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal bagaimana pengelolaan 100 persen di tahun 2029.

"Kita harus memilih teknologi tepat guna seperti apa, dulu kita bicara RDF (Refuse Derived Fuel) dan sekarang kita bicara waste to energy dan apa saja syaratnya, jangan sampai bicara waste to energy tapi kapasitas sampahnya tidak menckupi," jelasnya.

Selain itu, Andra Soni menuturkan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah. Lewat edukasi juga masyarakat paham bahwa permasalahan sampah menjadi tanggung jawab semua pihak. 

"Saya rasa kita harus bersama-sama mengedukasi masyarakat, mengedukasi masyarakat terus berjalan. Tetapi yang penting saat ini (penanganan dan pengelolaan sampah) harus segera ditangani," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup Rosan Vivien Ratnawati menyebut pihaknya mendukung penyelesaian persoalan sampah di Provinsi Banten.

Lewat teknologi yang tepat, sampah bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal termasuk untuk energi.

"Seperti Tangsel dan Kabupaten Tangerang itu ribuan ton berarti cocok untuk teknologi yang menjadi listrik, kemudian daerah lainnya mungkin bisa aglomerasi. Saya yakin ketika kita sudah mengupas persoalan-persoalan ini dengan detail, maka penyelesaiannya memang juga harus berbeda-beda," ujarnya.

Rosan Vivien juga menyampaikan pengelolaan sampah yang sudah ketinggalan jaman seperti dengan sistem open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). "Paling tidak sanitary controlled landfill itu harus dilakukan," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill