Connect With Us

BMKG Peringatkan Daerah Ini Diguyur Hujan hingga 19 Januari, Termasuk Banten

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 14 Januari 2026 | 21:08

Ilustrasi hujan angin. (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, tepatnya pada periode 13 hingga 19 Januari 2026. 

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global, regional, dan lokal yang masih aktif.

BMKG menjelaskan, pada skala global fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia dilansir dari Komoas.tv. 

Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sebagian perairan Indonesia turut memperkaya suplai uap air ke atmosfer.

Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif melintasi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua, hingga Papua Selatan.

Kondisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut. 

BMKG juga mencatat gelombang ekuator seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator teramati aktif di Laut Sulu, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua dan Laut Arafuru, yang berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif.

Selain itu, bibit siklon tropis 91W terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dan tekanan udara minimum 1007 hPa. 

Daerah konvergensi juga diprediksi memanjang di Kepulauan Riau, Riau, pesisir barat Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

Pada periode 13 hingga 15 Januari 2026, BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga lebat. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan. 

BMKG juga mengeluarkan peringatan siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan. 

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan dapat terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, hingga sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Memasuki periode 16 hingga 19 Januari 2026, BMKG menyebut kondisi hujan ringan hingga lebat masih akan mendominasi. 

Wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang antara lain Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, serta dampak turunannya seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KOTA TANGERANG
1.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Kota Tangerang Bakal Direhabilitasi Tahun Ini

1.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Kota Tangerang Bakal Direhabilitasi Tahun Ini

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:10

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan dapat merealisasikan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit rumah di sepanjang tahun 2026.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill