Connect With Us

10 Ribu Karyawan di Banten di-PHK, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:30

Para pencari kerja memadati Job Fai Kota Tangerang, yang digelar di TangCity Mal, Rabu, 23 April 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan pemutusan hubungan kerja sepanjang 2025 yang mencapai lebih dari 88 ribu orang secara nasional. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 77 ribu pekerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa kenaikan PHK tidak terlepas dari tekanan global yang berdampak langsung pada aktivitas industri dalam negeri, khususnya sektor yang bergantung pada ekspor dan impor.

“Pertama kan ada tekanan juga dari ekspor-impor, itu pasti. Kondisi dunia di 2025 awal terutama sampai semester pertama kan masih ada dinamika cukup tinggi, geopolitik, ada perang dan sebagainya, pasti itu pengaruh ke ekspor,” ujar Indah dikutip dari detikcom, Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menyebut sektor manufaktur masih menjadi penyumbang terbesar angka PHK. Sektor ini dikenal sebagai sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja, sehingga ketika terjadi perlambatan produksi atau penurunan permintaan, dampaknya langsung terasa pada jumlah pekerja.

Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi Ketenagakerjaan Kemnaker, jumlah tenaga kerja yang terkena PHK sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 88.519 orang. 

Data tersebut merupakan pekerja yang terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada periode Januari s.d. Desember 2025 terdapat 88.519 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,” tulis Satudata Kemnaker.

Secara tren, angka PHK pada 2025 juga lebih tinggi dibandingkan 2023 yang tercatat sebanyak 64.855 orang, serta melonjak tajam dibandingkan 2022 yang berada di angka 25.114 orang.

Sebaran PHK terbesar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi sepanjang 2025, disusul Jawa Tengah. 

Banten berada di posisi ketiga dengan jumlah pekerja yang terkena PHK mencapai 10.376 orang. 

Setelah itu, angka PHK terbesar berikutnya tercatat di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Riau.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill