Connect With Us

Jangan Salah Jalur, Jenis Kendaraan Ini Dibagi ke 3 Pelabuhan Banten saat Mudik Lebaran

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:43

Ilustrasi kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten. (@kristianto.purnomo / Kristianto Purnomo)

TANGERANGNEWS.com-Polda Banten resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Strategi utamanya adalah memecah kepadatan dengan membagi jenis kendaraan yang menuju wilayah Sumatra ke tiga pelabuhan berbeda yakni Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.

Aturan ini mulai berlaku efektif pada Sabtu 14 Maret 2026, pukul 00.00 WIB hingga 28 Maret 2026, pukul 24.00 WIB.

 

Pelabuhan Sesuai Jenis Kendaraan

Agar tidak terjebak kemacetan atau salah arah, pemudik wajib memperhatikan pembagian dermaga berikut ini:

  1.   Pelabuhan Merak untuk Penumpang Pejalan kaki, Mobil Pribadi, Mobil Pikap, Mobil Elf, dan Bus. 

  2.   Pelabuhan Ciwandan untuk Sepeda Motor dan Truk Golongan 6B

  3.   Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk Truk Besar Golongan 7, 8, dan 9.

 

"Pengaturan dengan sistem pembagian jenis kendaraan ke tiga pelabuhan berbeda ini untuk mencegah penumpukan di satu titik," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kamis 19 Februari 2026.

Kepolisian juga menerapkan aturan radius pembelian tiket. Pemudik dilarang membeli tiket dalam radius 4,71 kilometer dari pelabuhan dengan titik acuan Hotel Pesona Merak. 

"Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah kendaraan berhenti dan menumpuk di sekitar pintu masuk pelabuhan," tambah Maruli.

 

Buffer Zone untuk Pengendara Motor

Bagi pengendara motor, Polda Banten telah menyiapkan sejumlah buffer zone (area penyangga) untuk beristirahat sekaligus mengatur arus, di antaranya:

  1.   Gerbang Tol Cikupa Mas, Balaraja Timur, dan Balaraja Barat.

  2.   Pos Pelayanan Kawasan Modern Cikande.

  3.   Mapolresta Serang Kota (Kapasitas 1.000 motor).

  4.   Antisipasi Wisata Anyer-Carita

 

SIstem One Way Kawasan Wisata Pantai Anyer-Carita

Selain jalur mudik, polisi akan menerapkan sistem One Way (Satu Arah) secara situasional di kawasan wisata Pantai Anyer–Carita, yakni Pukul 06.00 – 09.00 WIB prioritaskan jalur masuk (menuju pantai) dan Pukul 16.00 – 18.00 WIB prioritaskan jalur keluar.

Sistem satu arah itu diterapkan sesuai kondisi arus di lapangan. Untuk kendaraan sepeda motor, mobil elf, mobil pribadi, dan mobil pick up disediakan jalur alternatif melalui Simpang Teneng–Padarincang, guna menjaga distribusi arus tetap seimbang.

Polda Banten mengimbau masyarakat mematuhi pengaturan lalu lintas dan arahan petugas demi keselamatan bersama.

"Rekayasa arus, pembatasan kendaraan, hingga penyediaan buffer zone menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung tertib dan lancar," tutup Maruli.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

KAB. TANGERANG
Korindo Heavy Industry Tanam 515 Bibit Pohon di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Tigaraksa 

Korindo Heavy Industry Tanam 515 Bibit Pohon di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Tigaraksa 

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:12

PT Korindo Heavy Industry bersama Yayasan Korindo menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Ayo Menanam dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill