Connect With Us

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Wakil Presiden Gibran Rakabuming didampingi Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pabrik sepeda motor listrik di Balaraja, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

Tren positif tersebut berlanjut pada tahun 2026, dengan capaian investasi sebesar Rp34,4 triliun pada Triwulan I dan meningkat menjadi Rp66,3 triliun pada Semester I Tahun 2026.

Selain itu, sejumlah konsorsium perusahaan juga telah menyatakan komitmen penanaman modal baru senilai Rp81 triliun di Provinsi Banten.

Angka tersebut menempatkan Banten dalam jajaran lima besar tujuan investasi nasional.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta iklim usaha yang aman dan kondusif.

Menurutnya, setiap investasi yang masuk harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

"Investasi harus memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan pengusaha lokal dan UMKM," ujarnya, Senin 3 Agustus 2026.

Keunggulan kompetitif Provinsi Banten seperti letak geografis yang berbatasan langsung dengan Jakarta, dukungan infrastruktur jalan tol, pelabuhan, bandara internasional, kawasan industri berkembang, hingga pasar domestik yang besar turut memikat minat investor asing.

Dalam pertemuan bersama Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk Vietnam dan Kamboja yang dipimpin oleh Edwin Setiawan Tjie, investor asal Vietnam menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal di Banten.

Sejumlah sektor strategis yang dilirik meliputi manufaktur, real estate (properti), serta peternakan sapi perah yang dinilai potensial untuk mendukung pemenuhan kebutuhan susu nasional dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi masukan dari kalangan dunia usaha di kawasan industri terkait perlunya kepastian hukum, percepatan layanan perizinan, serta penanganan gangguan keamanan seperti praktik premanisme, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat kenyamanan berinvestasi.

Dukungan serupa turut disampaikan oleh DPRD Provinsi Banten yang mengapresiasi capaian kinerja investasi semester pertama tahun 2026.

DPRD menekankan pentingnya menjaga sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat.

Sebagai upaya memperluas jejaring kerja sama, Pemprov Banten dalam waktu dekat juga akan menggelar Banten Investment Forum.

Ajang ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempertemukan investor nasional dan internasional dengan pemerintah serta pelaku usaha lokal.

Melalui integrasi antara penanaman modal asing, penguatan UMKM, pelibatan rantai pasok lokal, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial, Pemerintah Provinsi Banten optimistis mampu mempertahankan daya saing daerah guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill