Connect With Us

Soal Situ Cipondoh, WH Diminta Jangan Asal Ngomong

| Senin, 6 Februari 2012 | 18:48

Tampak warga sedang bermain di Situ Cipondoh. (tangerangnews / dira)

 
SERANG-Wali Kota Tangerang Wahidin Halim diminta jangan asal bicara terkait Situ Cipondoh. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Provinsi Banten Zaenal Mutaqin. Seperti diektahui, WH menuding Situ Cipondoh kini milik perusahaan asal Singapura. Menurut Zaenal, itu tidak benar. Karena sertifikat kepemilikan Situ Cipondoh saat ini berada di DPKAD Provinsi Banten. “Jangan asal ngomong, semua itu ada buktinya,” kata Zaenal, Senin (62/2012).
 
Zaenal juga mengaku, pada Kamis (9/2) Pemprov Banten akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Jawa Barat, PT Griya Tritunggal Eka Paksi, dan pihak Kementerian Pekerjaan Umum. “Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan nanti, masalah situ ini bisa terselesaikan,” kata dia.
 
Untuk diketahui, berita acara serah terima aset Situ Cipondoh No 593/33/plk; 030/153-plk/2007, diserahterimakan pada Rabu 30 Januari 2007 oleh Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, dan saat ini sertifikatnya terdapat di DPKAD.
 
Dalam penyerahan aset Situ Cipondoh dengan luas 1.261.757 meter kubik yang terletak di Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang ini juga termasuk sertifikat hak pengelolaan No 1, tanggal 26 Juli 1996 atas nama Pemerintah Jawa Barat.
 
Dalam berita acara tersebut juga menyatakan, masih terdapat kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT Griya Tritunggal Paksi Nomor 660/60/Perek tanggal 22 November 1993 jo Addendum Nomor 912/05/Huk/2000 tanggal 12 April 2000 tentang pengembangan kawasan pilot proyek percontohan lingkungan Cipondoh
 
Hak pengelolaan Situ Cipondoh, Kota Tangerang oleh PT Griya Tritunggal Eka Paksi masih tersisa 18 tahun. Karena, hak pengelolaan situ Cipondoh ini dikerjasamakan oleh  Pemerintah Jawa Barat dengan PT Griya Tritunggal Eka Paksi pada tahun 1993  lalu. (FUA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill