Connect With Us

Pembangunan Waduk Karian Atasi Kekeringan Jangka Panjang

| Rabu, 18 Juli 2012 | 18:27

Rano Karno (tangerangnews / dira)


 
SERANG- Pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak dan Waduk Sindangheula di Kabupaten Serang bisa mengatasi kekeringan yang melanda Banten untuk jangka panjang. Untuk itu, pembangunan dua waduk itu harus bisa terus didorong agar bisa terealisasi.
 
Wakil Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, dua waduk yang akan dibangun itu menjadi solusi yang paling tepat untuk menghindari Banten mengalami krisis air baku.
 
"Memang sangat diharapkan ke dua waduk itu segera terealisai pembangunannya, untuk mencegah kekurangan air di Banten dan sekitarnya," kata Rano.
 
Menurut Wagub, pembangunan waduk Sindang Heula sudah menelan dana bersumber dari APBD tahun 2010, sebesar Rp5 miliar yang dipergunakan untuk membebaskan lahan.
 
  “Saat ini perlu langkah konkret, mengingat betapa sangat pentingnya fungsi dan manfaat keberadaan waduk tersebut,” katanya.
 
Terkait kekeringan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemprov Banten Agus M Tauchid mengungkapkan  akibat musim kemarau setidaknya terdapat 18.458 hektare sawah di Banten dilanda kekeringan. “Dari jumlah tersebut ada 20 persen yang terancam puso," katanya.
 
Langkah untuk mengatasi kekeringan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Pemprov Banten, akan menyiapkan pompa air keliling ke sawah-sawah yang mengalami kekeringan dan dekat dengan sumber air. “Paling tidak, apa yang kami lakukan dapat meminalisir kekeringan yang terjadi di beberapa Kabupaten di Banten," katanya. (TMN)

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill