Connect With Us

Hasilkan Tenaga Kerja Unggul, PT SSB Gelar Machining Development Program

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 17:06

PT Sanggar Sarana Baja (SSB) melakukan penutupan program Machining Development Program (MDP) di pusat pelatihan Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu, 26 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT Sanggar Sarana Baja (SSB), anak usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) yang berfokus pada rekayasa industri, mengadakan acara penutupan program Machining Development Program (MDP) di pusat pelatihan Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu, 26 Oktober 2024. 

Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) SSB, telah berjalan selama dua tahun dan dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja unggul melalui pelatihan keahlian machining bagi peserta.

Sebanyak 16 pemuda dari wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan berpartisipasi dalam pelatihan MDP, yang berlangsung dari 20 Agustus hingga 11 Oktober 2024. 

Setelah pelatihan, para peserta akan melanjutkan ke tahap on the job training (OJT) di beberapa lokasi kerja SSB, seperti SSB Balikpapan, SSB Samarinda, dan SSB Sebamban, dari 15 Oktober hingga 15 November 2024. 

Direktur SSB,Johan Budisusetija mengatakan, tahap OJT ini bertujuan untuk memberi kesempatan peserta mempraktikkan keahlian yang diperoleh selama pelatihan.

"Kami harap mereka mendapatkan experience dalam menghadapi tantangan yang sekiranya akan dihadapi saat bekerja nantinya. Mereka kami harapkan juga bisa lulus OJT dengan predikat baik," ujarnya.

Johan menyebut, kegiatan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan dalam pembangunan SDM di sekitar area usaha PT SSB.

"Hal ini sejalan dengan cita-cita pemerintah yang ingin mencapai Indonesia Emas 2045. Kita bisa memulainya dengan membantu membangun dan menciptakan calon-calon pekerja unggul," tambahnya.

Salah satu peserta program, Syawaluddin, mengaku telah memperoleh banyak keterampilan dan pengetahuan, khususnya dalam mengoperasikan mesin machining dan memahami penggunaan alat ukur, mesin bubut, dan mesin welding usai mengikuti pelatihan. 

"Saya berharap dapat mengoperasikan mesin dan pengelasan secara lebih baik," katanya.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai keterampilan, seperti cara mengoperasikan mesin CNC, portable line boring machine, dan mesin bubut. 

Keterampilan ini diharapkan dapat membuat para peserta lebih kompetitif di dunia kerja. Para peserta juga akan mendapatkan certificate of achievement sebagai tanda kelulusan dari program ini.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

SPORT
Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Selasa, 29 September 2026 | 19:38

Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kebut Bangun 50 Unit Sanitren dan 150 Aspontren Selesai Akhir 2026

Pemkab Tangerang Kebut Bangun 50 Unit Sanitren dan 150 Aspontren Selesai Akhir 2026

Rabu, 30 September 2026 | 18:51

Pemkab Tangerang menargetkan program pembangunan 50 unit Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) dan 150 unit Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) dapat rampung sepenuhnya hingga akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill