Connect With Us

Tak Bawa KTP di Tangerang, Ratusan Warga Terjaring Razia

Jangkar | Senin, 11 November 2013 | 13:24

Razia Kepemilikan KTP di Citra Raya, Kabupaten Tangerang. (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Ratusan warga terjaring razia karena tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau operasi yustisi yang digelar di bundaran III Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (11/11/2013).

Operasi Yustisi tersebut dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang melibatkan aparat Polri dan TNI. Kepala Seksi Pengawasan dan Penyuluhan Disdukcapil Kabupaten Tangerang Sujai mengatakan, operasi dilakukan untuk tertib administrasi.

"Mereka yang terjaring akan dikenakan sidang ditempat," ujar Sujai.

Sujai menjelaskan, operasi yustisi tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2006 dan Perda nomor 7 tahun 2010 tentang tertib administrasi kependudukan.

"Bagi warga yang tidak membawa KTP disanksi maksimal Rp50 ribu," katanya.

Akibat sanksi tersebut, warga merasa dirugikan. Seperti yang dikatakan  salah seorang warga yang terjaring, yakni  Madsai, warga asal Bogor.


"Sangat keberatan,karena KTP saya ketinggalan di rumah," katanya.

Namun, Madsani menuturkan tidak memiliki uang untuk menebus sanksi yang dimintai aparat yang melakukan operasi. "Jadi terpaksa saya menghubungi teman yang berada di wilayah Kelurahan Mekar Bakti, untuk meminjamkan uang," katanya.

Menurut dia, dirinya semua yang terkena razia KTP pasti keberatan. "Saya rasa semuanya juga keberatan dan kecewa, bukan saya saja," tandasnya. Pantauan di lokasi, umumnya yang terjaring razia tersebut adalah buruh. "Sudah capek habis kerja, suruh bayar denda juga," ketus Santi, salah satu karyawan pabrik di dekat Mardigrass, Citra Raya. 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill