Connect With Us

Pembunuhan di Citra Raya karena tempat kerja ditongkrongi Korban

Jangkar | Senin, 27 Oktober 2014 | 19:41

Ilustrasi Mayat (Ist / Ist)

TANGERANG-Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang membekuk pembunuh mayat yang ditemukan di Danau Perumahan Citra Raya, Kecamatan Cikupa.
 
Seperti diketahui mayat di Danau yang belakangan diketahui bernama Hendra Sitompul menghebohkan warga sekitar. Dari keterangan saksi mata, Tim Buser Polsek Cikupa pimpinan Kanit Reskrim IPDASumiran bergerak melakukan penyelidikan.
 
"Setelah sepekan menjadi DPO akhirnya pelaku berhasil dibekuk," ungkap Kapolsek Cikupa Kompol Bresman Daniel Simanjuntak, Senin (27/10). Diungkap Daniel, tersangka diketahui bernama Dedi Supriyadi ,33. Dia ditangkap dilokasi kerjanya, di Kampung Pabuaran, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa saat pelaku mengupas bawang merah pada Jumat (17/10) lalu.
 
Dedi Supriyadi merupakan warga asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Dia nekat menghabisi nyawa Hendra Sitompul ,25, warga asal Lampung Selatan karena ditempat kerjanya dijadikan tempat nongkrong.
 
"Penyebabnya sepele, pelaku tidak terima jika ditempatnya kerja menongkrong dikuasai korban dan teman-temannya," katanya. Daniel menjelaskan, Polisi sedang memburu tiga pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi. 
 
Kanit Reskrim Polsek Cikupa IPDA Sumiran menambahkan, berdasarkan keterangan pelaku, kronologis Pembunuhan Hendra Sitompul, bermula ketika korban bersama teman-temannya sedang nongkrong tak jauh dari Danau Citra Raya. Tak berselang lama, Dedi pun datang dan meminta korban untuk pergi dari tempat tersebut.
 
 "Cekcok mulut berujung perkelahian pun tak terelakan antara korban dengan pelaku," terangnya. Karena kalah jumlah, lanjut Sumiran, pelaku kemudian pergi memanggil teman-temannya. Dengan membawa senjata tajam, bersama tiga pelaku lainnya, Dedi yang bekerja sebagai buruh pengupas bawang merah ini langsung menghabisi nyawa Hendra Sitompul.
 
 "Usai membunuh, para pelaku kemudian membuang mayat korban ke danau Citra Raya," katanya.   
 
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill