Connect With Us

KPK Awasi Kinerja PNS Pemkab Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 November 2014 | 20:43

KPK (tangerangnews / kpk)

 
TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang, menggandengn Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu dalam pencegahan tindak pidana korupsi dalam kinerja pegawai.
 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, nantinya akan dibentuk Komite Integritas dengan ketua yakni Kepala Inspektorat. "Lalu KPK, Bappenas, Kemendagri, Menpan RB akan menjadi super visi dan tempat menggali informasi dalam menjalankan sistem pemerintahan," katanya saat sosialisasi pencegahan dan pemberantasan korupsi di Modern Land Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (13/11).
 
Zaki menegaskan, SK Menteri, Peraturan pemerintah dan UU, kerap kali minim sosialisasi. Hingga akhirnya Pemda menerjemahkan sendiri dan kerap salah dari maksud yang diinginkan. "Misalnya saja proses lelang yang kerap kali menemui masalah ketika sudah terpilih pemenang. Begitu juga pelayanan masyarakat yang masih adanya laporan pemungutan uang dalam pembuatan KTP," jelasnya.
 
Maka itu, kata Zaki, dengan adanya jalinan kerjasama ini, maka kedepannya kerja pegawai akan lebih terlindungi dan tidak takut lagi. "Kita buat pencegahan dini dengan menggandeng KPK agar sistem roda pemerintahan yang berjalan bisa sesuai dengan harapan,"  katanya.
 
Terkait usul KPK dalam delapan langkah yang tercantum di buku putih, Zaki menjelaskan, pihaknya akan mencoba untuk menjalankannya pada tahun mendatangf. Dengan begitu, Zaki berharap terhadap oknum yang akan melakukan tindakan penyimpangan bisa segera dini dicegah.
 
Tak hanya itu saja, sosialisasi pencegahan KKN pun akan diberikan kepada seluruh pegawai dilingkup Pemkab Tangerang mulai dari Kepala dinas hingga staff. "Kita ingin agar seluruh pegawai bekerja secara nyaman tanpa adanya rasa takut karena diintimidasi atau lainnya," tegasnya.
 
Anto, Deputi Bidang Pencegahan KPK, mengatakan, KPK akan memberikan dukungan dan informasi sesuai yang dibutuhkan Pemkab Tangerang. Apalagi, ada keinginan dari Bupati Tangerang agar Kabupaten Tangerang bebas dari KKN. Maka itu, sistem yang sudah dibangun, agar bisa disesuaikan dengan aturan yang ada.
 
"Intinya adalah keinginan dari pimpinan dan pegawainya. Sebab, kerap kali ada penyimpangan yang dilakukan secara bersama dari tingkat eselon  I, II dan III," ujarnya.
 
BANTEN
Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

TANGSEL
Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan internal dan tata kelola birokrasi guna mencegah potensi kecurangan (fraud) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

KOTA TANGERANG
HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 | 17:55

Masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen dalam Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill