Connect With Us

Tahanan Gantung Diri di Tangerang, 3 Polisi Diperiksa Propam

Jangkar | Selasa, 13 Januari 2015 | 09:28

Rumah Tahanan Polres metro Tangerang ( / Rangga)

 
TANGERANG-Kepala Seksi Propam Polresta Tangerang AKP Manguji Mathias Sagala mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa polisi yang piket pada saat tewasnya tahanan berinisial STM, 48, karena  gantung diri (gandir) pada Kamis (8/1/2015) lalu. STM sendiri adalah seorang tahanan dalam kasus pemerkosaan terhadap anak tiri.
 
Menurut Sagala, ada dugaan unsur kelalaian pada polisi piket yang bertugas di malam tersebut."Tetap akan diproses apakah ada unsur kelalaian petugas piket," ungkap AKP Manguji Mathias Sagala, hari ini.
 
Sagala mengungkapkan, dirinya sudah memeriksa tiga polisi piket yang bertugas saat tewasnya tahanan di ruang tahanan Mapolresta Tangerang.
 
Dari tiga polisi yang diperiksa dua diantaranya berpangkat Bintara sedangkan  seorang lagi  berpangkat Perwira. "Tiga tahanan juga dimintai keterangan, jadi sudah enam yang dilakukan pemeriksaan," terang Sagala.
 
Menurut Sagala, dirinya diperintahakan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya untuk menuntaskan pemeriksaan. Hal itu bertujuan agar para petugas piket melaksanakan tugas dengan baik.
 
"Intruksi Kapolres, harus diusut tuntas," tegasnya.
 
Sagala menjelaskan, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Aris Tri Yunarko juga bakal diperiksa."Jika ada kesalahan yang mengarah ke Kasatreskrim, tidak menutup kemungkinan bakal diperiksa," imbuhnya.
 
Terkait sanksi yang bakal diterima. Sagala belum bisa menyimpulkan. Namun, dirinya memastikan petugas piket terancam diberi sanksi.
 "Ini kelalaian, terkait sanksi yang diberikan bisa sanksi ringan dan berat," tuntasnya.
 
 
BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill