Connect With Us

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polsek Tigaraksa Razia Kontrakan

Mohamad Romli | Kamis, 2 Maret 2017 | 01:00

Warga Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang berhamburan saat polisi memeriksa sejumlah kontrakan. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNews.com-Sejumlah kontrakan di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dirazia petugas Polsek Tigaraksa dan Satpol PP setempat, Rabu (1/3/2017)  petang.  Salah satu lokasi kontrakan yang dirazia adalah Wisma Indah, atau yang sering mendapat sebutan warga sekitar ‘kontrakan seribu’.   

 

Para penghuni kontrakan tersebut dibuat terkejut dengan kedatangan petugas Kepolisian. Sebab, petugas menggeledah ke dalam kamar kontrakan tersebut."Ada apa ya? ada penggeledahan atau penangkapan ya?" tanya seorang penghuni kepada wartawan yang ada di lokasi.

 

Penghuni kontrakan tersebut tampak kooperatif dengan kehadiran petugas. Beberapa pintu kamar saat diketuk petugas tidak ada jawaban. Ketegangan sempat terjadi,  saat petugas kembali beberapa kali menggedor pintu tersebut yang meminta penghuni kamar untuk membuka pintu.

Merasa curiga, karena dari keterangan penjaga kontrakan bernama Ebed, yang menyatakan di dalam kamar kontrakan itu ada penghuninya. Sebab, di depan kamar terdapat motor. Namun, petugas polisi tak kalah akal, mereka meminjam kunci cadangan (serep)  kepada pemilik kontrakan.

Setelah pintu terbuka, petugas langsung merangsek ke dalam dan melakukan pemeriksaan, ternyata kamar tersebut dalam kondisi kosong.

"Tadi sih ada penghuninya," kata Ebed.  Kemudian razia dilakukan ke 200 kamar berikutnya. Di Wisma Indah tersebut, beberapa kamar dibagi ke dalam blok, blok kamar tersebut berbaris seperti pemukiman warga dikawasan perumahan, dari 200 kamar yang ada terbagi menjadi blok A sampai blok M.

Di blok C petugas menggeledah kamar nomor 9, dari kamar yang dihuni dua orang pemuda, petugas mengamankan senjata tajam berupa golok, sementara petugas juga mengamankan pisau lipat dari kamar di blok L nomor 11.

 

Dikatakan Ebed, dari 200 kamar di kontrakan yang berdiri sejak tahun 2013 tersebut, rata-rata dihuni oleh dua sampai tiga orang. Sehingga di lokasi tersebut terdapat 400 lebih penghuni. "Disini satu kamar dihuni dua sampai tiga orang. Tapi rata-rata dua orang," katanya.

Kontrakan

 

Kapolsek Tigaraksa, Kompol Agus Hermanto mengatakan, razia tersebut sebagai bagian dari operasi cipta kondisi terkait dengan beberapa hal yang sedang terjadi. Misalnya bom panci di Bandung. “Sehingga pihaknya melakukan upaya tindakan preventif agar hal serupa tak terjadi di wilayah hukum Polsek Tigaraksa. Agar masyarakat tertib, aman dan nyaman," katanya.

 

Agus juga mengatakan, pemilik kontrakan di Tigaraksa diharapkan dapat bekerja sama jika mendapatkan hal-hal yang mencurigakan."Pelaku-pelaku yang selama ini ditangkap oleh pihak kepolisian sebagian besar ngontrak, kita lakukan pencegahan di Tigaraksa," tambahnya.

Meski razia tersebut tidak menemukan bukti adanya penghuni yang patut dicurigai.  Namun, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera menginformasikan ke pihak kepolisian jika mendapatkan hal-hal yang mencurigakan.

"Kepada masyarakat, selalu berikan informasi kepada kepolisian agar Tigaraksa semakin aman," pungkasnya 

 

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill