Connect With Us

Sadis Banget, Pemuda di Kronjo Kepalanya Ditimpa Tabung Gas

Mohamad Romli | Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:00

Tabung Gas 3kg ( / *)

TANGERANGNEWS.com-Niat Egip, 28, untuk melerai cekcok mulut adiknya, Ashad, 17 dengan Heru, 30, berakhir dengan penganiayaan yang diterimanya.

Sebuah tabung gas ukuran 3 kg mendarat diwajahnya. Egip pun terluka cukup parah. Kasus tersebut pun kemudian dilaporkan ke Polsek Kronjo.

Dikonfirmasi TangerangNews.com, Kapolsek Kronjo, AKP Uka Subakti membenarkan terjadinya kasus penganiayaan yang menimpa warga Kampung Pagedangan Ilir, Desa Pagedangan Ilir, Kecamatan Kronjo.

"Benar, ada kasus penganiayaan, kejadiannya Jumat malam kemarin, sekitar pikul 20.30 WIB. Saat ini tengah ditangani Polsek Kronjo," ungkap AKP Uka, Minggu, (6/8/2017).

Dikatakan AKP Uka, korban berusaha melerai cekcok mulut antara adiknya dengan pelaku dilokasi yang tak jauh dari kediamannya.



"Korban mendengar adiknya terlibat cekcok mulut dengan pelaku, kemudian dia mendatangi keduanya untuk melerai," tambahnya.

Namun, pelaku yang dalam kondisi mabuk rupanya tidak menerima tindakan korban. Pelaku kemudian mengambil tabung gas ukuran 3 kg kemudian memukulkannya tepat dikening korban.

"Kening korban robek karena dipukul tabung gas tersebut, setelah itu pelaku melarikan diri," jelasnya.

Ditambahkan Uka, selain suka mabuk-mabukan, pelaku juga kerap meresahkan warga karena  melakukan pemalakan. Kini pelaku meringkuk di tahanan Mapolsek Kronjo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," tandasnya.(DBI)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill