Connect With Us

Dilatih Widodo, Persita Tangerang Optimis Lolos Liga 1

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 19 Mei 2019 | 20:00

Manager Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara saat diwawancarai awak media, di Sekretariat LBV, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Tim Persita Tangerang kini dilatih Widodo Cahyono Putro. Manajemen pun bertekad lolos ke Liga Utama atau Liga 1 Indonesia dalam kompetisi Liga 2 Indonesia tahun 2019.

Manager Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara mengatakan, tim dengan julukan Pendekar Cisadane ini sudah terlalu lama berkompetisi di Liga 2.

Terlebih, kegagalan klub yang identik dengan kostum ungu dalam kompetisi Liga 2 tahun 2018 menjadi pengalaman berharga.

Sehingga, Persita Tangerang diyakini telah mantap untuk bisa berkompetisi di liga bergengsi nasional, Liga 1.

BACA JUGA:

"Target kita tahun ini lolos Liga 1. Karena tahun lalu sudah dapat pengalaman berharga sekali dan tahun ini kita harus lebih bekerja keras lagi," ujarnya dalam acara lomba mural, sembako murah dan santunan anak yatim di Sekretariat LBV, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya, untuk bisa mewujudkan cita-cita lolos ke Liga 1, manajemen telah merombak tim. Salah satunya, mempercayakan pemain sepak bola legendaris Indonesia dan mantan pelatih Bali United, Widodo sebagai Kepala Pelatih Persita.

"Kita telah merombak segalanya dan percayakan kepada Widodo. Persiapan terkait pemain juga sudah matang bahwa pemain bertahan ada 9 orang yang sisanya pemain baru dan pengalaman semua. Mudah-mudahan bisa lolos liga satu," paparnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro mengaku akan berupaya keras untuk membawa tim ini lolos ke Liga 1 sehingga dapat menjadi kebanggaan warga Tangerang.

Menurut dia, hakikat kompetisi adalah berusaha memenangkan setiap pertandingan. Sehingga konsistensi ditekankan dia menjadi hal yang utama.

"Saya tidak bisa menjamin bahwa kita harus bisa juara, tapi saya usaha ke arah sana," ucapnya.

Widodo bertutur, pemain Persita Tangerang berpotensi mewujudkan cita-cita manajemen dan pendukung Persita Tangerang.

Lanjut dia, para pemain saat ini sedang dilatih kepiawaiannya dalam memanfaatkan peluang ketika berada di depan gawang lawan sepanjang laga uji coba.

"Kita sudah melakukan training center, persiapan sekarang tinggal pemantapan tim saja untuk uji coba," katanya.

Widodo menambahkan, kerjasama yang erat antar stakeholder sangat berperan penting dalam membawa tim Persita Tangerang sukses di dunia kompetisi sepak bola.

"Apa yang harus kita lakukan adalah bersinergi antara manajemen, pemain, owner, pengurus dan supporter. Contohnya dalam sisi supporter, yaitu melakukan support yang bagus sehingga kita tidak kena sanksi, denda, terus positiflah," imbuhnya.

Sedangkan, Ketua Umum Laskar Benteng Viola M Soni menambahkan para pendukung merasa optimistis dan merindukan Persita Tangerang berkompetisi lolos Liga 1.

Kata dia, selain memberikan kekuatan support, para pendukung juga akan siap membeli tiket dengan harga normal di setiap pertandingan Persita Tangerang tanpa ada diskon seperti biasanya.

"Sebagai bentuk dukungan kami bahwa kami siap membeli harga tiket berapa pun sebagai kontribusi untuk Persita Tangerang berprestasi," katanya.(MRI/RGI)

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

KOTA TANGERANG
Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:41

Sidang pembacaan putusan kasus pembunuhan bos jamu, Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026 berujung ricuh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill