Connect With Us

Hore! Suporter Persita & Persija di Tangerang Sepakat Hindari Tawuran

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 30 September 2018 | 21:45

Momentum Persita Fans dan Persija Fans saling bergandengan di kawasan Kuliner Pasar Lama, Kota Tangerang. Kedua pihak menyatakan sikap menghindari tawuran antar suporter demi Indonesia damai. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Suporter Persita Tangerang dan suporter Persija Jakarta menyatakan sikap untuk menghindari tawuran antar suporter agar Indonesia khususnya di Tangerang semakin damai.

Pernyataan sikap damai kedua suporter tersebut berlangsung di kawasan Kuliner Pasar Lama, Kota Tangerang, Minggu (30/9/2018).

Ketua Umum Laskar Benteng Viola (Persita Fans), Mochammad Sony mengatakan, tawuran antar suporter memang kerap terjadi di Indonesia, tak terkecuali di Tangerang.

Menurutnya, tak sedikit korban yang berjatuhan akibat tawuran suporter tersebut. Tawuran ini pun, kata dia, dipicu provokasi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sehingga ia menginginkan, insiden berdarah akibat fanatisme segera berakhir demi Indonesia yang semakin damai.

"Insiden berdarah di Indonesia harus berakhir. Kedepan kami akan mengawal semua aktivitas-aktivitas yang berbau provokasi, agar tidak lagi adanya korban nyawa," ujarnya.

Perwakilan The Jak Mania Kelapa Dua Tangerang (Persija Fans), Pandi mengungkapkan, bahwa pihaknya ingin menciptakan suasana damai di lingkungan suporter di Indonesia.

Ia mengaku lelah jika melihat kericuhan antar suporter masih terus terjadi hingga korban jiwa bergelimang.

"Sebetulnya saya sudah lama kepengen banget damai, capek ribut terus," ungkapnya.

Menurutnya, harmonisasi antara suporter Persita dengan suporter Persija di Tangerang sudah tercipta dengan berkordinasi.

Pandi juga menyebut kericuhan antar suporter tidak akan pernah membuat citra sepakbola di Indonesia baik.

"Setiap Persita main atau Persija main kita selalu kordinasi biar Tangerang adem. Karena memang niatnya damai, kapan majunya kalau ribut terus," tandasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

TANGSEL
Tiang Listrik Roboh Disertai Ledakan Timpa Rumah Warga di Pondok Aren, Diduga Gegara Proyek Galian

Tiang Listrik Roboh Disertai Ledakan Timpa Rumah Warga di Pondok Aren, Diduga Gegara Proyek Galian

Senin, 2 November 2026 | 16:43

Sebuah gardu dan tiang listrik di pinggir jalan Perumahan Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tiba-tiba mengeluarkan percikan api, meledak, hingga ambruk menimpa sebuah rumah warga, pada Minggu 1 November 2026 malam.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill