Connect With Us

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Telkomsel menghadirkan paket data khusus Piala Dunia 2026 seharga Rp25.000 dan Rp85.000. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGEWS.com-Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

Melalui MAXStream TV, pelanggan dapat mengakses hingga 104 pertandingan, termasuk highlight dan konten premium, tanpa bergantung pada satu kanal atau waktu tertentu. 

Kolaborasi Telkomsel dan TVRI tidak hanya memperluas jangkauan siaran nasional, tetapi juga memastikan akses yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Didukung jaringan Telkomsel yang andal serta teknologi 5G, dan pengalaman MAXStream TV yang terus ditingkatkan, pelanggan dapat menikmati tayangan dengan stabil baik melalui perangkat mobile maupun TV channel. 

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan akses yang inklusif, Telkomsel bersama TVRI juga menyediakan 100.000 akses gratis Bola Gembira MAXStream TV bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga semakin banyak pelanggan dapat menikmati keseruan Piala Dunia 2026 tanpa hambatan. 

Telkomsel juga menghadirkan paket data khusus Piala Dunia 2026, mulai dari paket Bola Gembira MAXStream TV 7 hari dengan kuota 300MB seharga Rp25.000 dan paket Bola Gembira MAXStream TV 60 hari dengan kuota 5,5 GB seharga Rp85.000.

Seluruh paket dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel dan digunakan untuk menikmati pertandingan melalui MAXStream TV, dengan harga telah termasuk pajak dan tersedia bagi seluruh pelanggan. 

Melengkapi pengalaman tersebut, Telkomsel menghadirkan berbagai inisiatif engagement, mulai dari nonton bareng di sejumlah kota hingga program gamifikasi dengan reward menarik, termasuk kesempatan perjalanan wisata ke Amerika Serikat.

Di Jabotabek Jabar sendiri, Telkomsel menyediakan total 41 titik nonton bareng. Untuk pertandingan pertama pada Kamis 12 Juni 2026 masyarakat dimanjakan dengan agenda nonton bareng pada 7 titik.

General Manager Mobile Consumer Business Region Jakarta and Banten, Khairil Irfan Partomuan menyampaikan pihaknya memahami bahwa Piala Dunia bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga momen kebersamaan yang menyatukan masyarakat.

"Melalui berbagai paket yang hadir, pengalaman menonton di MAXstream TV, serta dukungan jaringan Telkomsel yang luas dan andal di wilayah Jabotabek Jabar, kami berkomitmen memastikan pelanggan dapat menikmati setiap pertandingan dengan kualitas terbaik," ungkapnya, Minggu 14 Juni 2026.

Kolaborasi ini turut membuka peluang pengembangan engagement digital, mulai dari highlight hingga konten interaktif, serta memperkuat ekosistem digital nasional. 

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill