Connect With Us

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman memberikan arahan dalam Rapat Mitigasi Kerentanan PHP2Shell pada Layanan Digital Pemkot Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah, Rabu 28 Oktober 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman dan terjamin kerahasiaannya.

Langkah mitigasi cepat ini dilakukan merespons ditemukannya potensi celah keamanan siber global berbasis bahasa pemrograman PHP, yang dikenal dengan sebutan PHP2Shell (CVE-2026-109618 & CVE-2026-109619).

Berdasarkan laporan teknis dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, kerentanan PHP2Shell merupakan celah berisiko tinggi yang berdampak pada sistem berbasis PHP di seluruh dunia.

Jika tidak ditangani, celah ini berpotensi dimanfaatkan oleh peretas untuk mengakses sistem tanpa izin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menerangkan bahwa pihaknya telah bergerak sigap melakukan identifikasi dan penanganan terhadap 157 aplikasi serta situs web resmi milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga layanan publik utama.

"Diskominfo telah menyiapkan berbagai opsi penyesuaian teknis agar fungsi pelayanan utama masyarakat tidak terhenti, antara lain melalui pembatasan akses berbasis geotagging untuk 79 aplikasi utama seperti RSUD, puskesmas, dan pajak online sehingga tetap dapat diakses dengan aman," jelas Mugiya, Rabu 28 Oktober 2026.

Selain penerapan geotagging, Diskominfo Kota Tangerang mengalihkan 36 aplikasi internal ke jaringan lokal internal (Virtual Private Network/VPN).

Sementara itu, 42 aplikasi dinonaktifkan sementara untuk penyesuaian dan pembaruan sistem (system update), di mana Pemkot telah menyiapkan alternatif pelayanan secara tatap muka (offline).

Mugiya pun meminta masyarakat Kota Tangerang untuk tidak panik menghadapi isu keamanan siber global ini.

"Pelayanan publik tetap buka secara digital maupun offline, dan kami mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan siber serta menjaga kerahasiaan data pribadi," imbaunya.

Bagi masyarakat maupun perangkat daerah yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai status layanan digital atau bantuan teknis OPD, dapat menghubungi Helpdesk TIK Diskominfo Kota Tangerang via WhatsApp di nomor 0895-1772-5731.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill