Connect With Us

Mengenang Bhanu, Suporter Persita Gelar Aksi Seribu Lilin di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 15 Oktober 2017 | 10:00

Massa Supporter Persita Tangerang alias Laskar Benteng Viola (LBV) menggelar Aksi Seribu Lilin di Tangerang dalam rangka mengenang kepergian almarhum Bhanu. (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Ratusan suporter Persita Tangerang menggelar aksi seribu lilin untuk mengenang Bhanu Rusman, 17, fans Persita korban bentrokan antar supporter Persita Tangerang dan PSMS Medan, di Jalan Moh Yamin, Kota Tangerang, Sabtu (14/10/2017) malam.

Massa Supporter Persita Tangerang alias Laskar Benteng Viola (LBV) itu sudah memadati lokasi mulai pukul 19.30 WIB. Puluhan aparat kepolisian pun sudah datang lebih awal untuk mengamankan aksi supaya berjalan dengan lancar.

Mereka berjejeran di bahu Jalan Moh Yamin sambil menyanyikan Lagu Indonesia raya, Bagi Mu Negeri, berbagai lagu dukungan untuk Persita Tangerang, dan mendoakan almarhum Bhanu.

Beberapa orang dari massa itu terlihat membawa poster dan membentangkan spanduk berisikan lekas waras sepak bola Indonesia, stop kekerasan terhadap supporter, usut tuntas pelaku kekerasan dan lain sebagainya.

Humas LBV Andre mengatakan, aksi seribu lilin ini dalam rangka mengenang kepergian almarhum Bhanu yang tewas akibat bentrokan antar supporter Persita Tangerang dan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong Bogor pada Rabu (11/10/2017) kemarin.

"Mengenang kawan kita yg telah tiada. Di musim ini (Bhanu) menjadi korban ke-3 dari laskar benteng viola, jadi kita semua berkabung malam minggu ini untuk berdoa besama karena almarhum adalah pejuang viola dan akan tetap abadi di hati kita," ujarnya.

Andre menegaskan, untuk pihak yang berwenang harus mengusut tuntas para pelaku pengeroyokan itu. "Mengenai pelaku, kita semua menyerahkan kepada pihak yang berwajib. Karena ini negara hukum, kita tidak bisa semena-mena membalikan keadaan dengan serangan balik," ketusnya serius.

Pantauan TangerangNews.com, Akibat kegiatan aksi ini, lalu lintas di jalan Moh Yamin pun tersendat karena para pengguna jalan ingin melihat aksi tersebut.(RAZ/HRU)

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill