Connect With Us

Sempat Berkeinginan Membuat Perda Khusus Situ

| Senin, 30 Maret 2009 | 12:59

TANGERANGNEWS.COM-Permasalahan situ atau sungai di Kabupaten Tangerang sebenarnya sudah sering dibahas oleh pemerintah setempat. Bahkan pada 2007 lalu Pemkab Tangerang telah meminta legislatif untuk membuatkan peraturan khusus soal situ. Alasannya, keberadaan situ di wilayah itu marak yang hilang. Dengan begitu, tentunya Kabupaten Tangerang rawan akan bencana banjir seperti yang terjadi pada Jumat (27/03) lalu pada Situ Gintung. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Tangerang Jacky Harahap mengatakan, DPRD terpaksa menolak pengajuan rencana Perda dari Pemkab Tangerang pada 2007 lalu. Sebab, kata dia, tidak ada bahan pendukungnya. Seperti tidak ada batas wilayah, garis sepadan dan jumlahnya sendiri tidak akurat. “Selain itu saat kita meminta data, mereka (eksekutif) tidak pernah memberikan data yang jelas. Kita undang tidak pernah hadir, pokoknya saat itu tidak kooperatif sekali meski pengajuan Perda itu dari mereka,” ujarnya, hari ini. Berdasarkan data yang dimilikinya, kata Jacky, dirinya mencatat sebanyak 42 situ pada saat Pemkab Tangerang masih menjadi wilayah Provinsi Jawa Barat. Namun, sejak menjadi Provinsi Banten terisisa 33 situ, “Bahkan saat ini hanya tersisa 28 situ,” jelasnya. (den)
BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill